Mediapriangan.com - Kunjungan wisata yang seharusnya menjadi pengalaman menyenangkan berubah menjadi peristiwa tidak menyenangkan. Rombongan wisatawan Surabaya diduga mengalami pemalakan saat berkunjung ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Jawa Timur.
Insiden pemalakan tersebut terjadi ketika bus rombongan wisatawan Surabaya hendak meninggalkan kawasan Bangsring Underwater Banyuwangi. Dua orang tiba-tiba menghadang laju bus dan melarang kendaraan keluar sebelum menyerahkan uang sebesar Rp150 ribu.
Menurut keterangan rombongan, uang tersebut disebut sebagai biaya pengawalan bus dari area Bangsring Underwater Banyuwangi menuju jalan raya. Namun, pungutan itu tidak tercantum dalam daftar resmi biaya wisata, selain tiket masuk dan parkir.
Para wisatawan Surabaya yang mayoritas berusia lanjut mengaku ketakutan akibat tekanan dan ancaman yang diterima. Situasi tersebut membuat suasana di dalam bus menjadi panik dan penuh kecemasan akibat dugaan pemalakan yang terjadi.
Team leader rombongan, Timothy, mempertanyakan dasar penarikan uang tambahan tersebut. Ia menegaskan bahwa rombongan wisatawan Surabaya telah memenuhi seluruh kewajiban pembayaran resmi di Bangsring Underwater Banyuwangi.
“Sudah bayar tiket masuk, lalu uang Rp150 ribu itu untuk apa?” ucap Timothy.
Salah seorang terduga pelaku berinisial BS membantah tudingan pemalakan. Ia mengklaim pungutan tersebut merupakan bagian dari aturan desa yang berlaku di sekitar Bangsring Underwater Banyuwangi.
“Ini sudah aturannya di sini. Kalau tidak mau bayar, busnya saya tahan,” kata Timothy sambil menirukan ancaman yang didapat dari BS.
Saat diminta menunjukkan bukti tertulis terkait aturan desa tersebut, BS tidak dapat menunjukkannya di lokasi dan berdalih bahwa dokumen berada di rumah. Akhirnya, ia hanya memberikan kwitansi tulisan tangan tanpa stempel dan tanpa identitas resmi.
Baca Juga: Dinas Pariwisata Ciamis Kolaborasi Kembangkan Desa Wisata Jalatrang Lewat Pendampingan 9 Bulan
Artikel Terkait
Tolak Study Tour Sekolah, Dedi Mulyadi Beberkan Alasannya dan Usul Strategi Jitu Dongkrak Wisata Daerah
Bawa Nama Agus atau Lahir Agustus? Dapat Tiket Gratis Masuk 4 Tempat Wisata Seru Ini, Tanpa Syarat Ribet!
Kunjungi Pura di Jember, Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Wisata Melukat Jadi Penggerak Ekonomi Desa Arjasa
Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Desa Wisata Arjasa Promosi ke Ajang Nasional-Internasional untuk Majukan Ekonomi Jember
4 Tren Liburan Favorit Gen Z: Dari Budget Hemat, Wisata Ramah Lingkungan, hingga Andalkan Influencer
Kolaborasi Baru Pemkab Tasikmalaya dan PT Palawi, Pengelolaan Wisata Gunung Galunggung Akan Berbasis Cashless