MALANG, Mediapriangan.com - Pihak SPPG Tulusrejo akhirnya memberikan penjelasan setelah kasus puding stroberi MBG Malang yang viral karena temuan belatung memicu keluhan sejumlah wali murid.
Video yang memperlihatkan belatung di MBG tersebut beredar luas di media sosial dan menjadi sorotan publik. Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @infomalangraya_, terlihat belatung kecil di dalam puding stroberi MBG Malang yang dibagikan kepada siswa di wilayah Lowokwaru, Kota Malang.
Rekaman itu diduga dibuat oleh seorang wali murid yang menemukan belatung di MBG pada makanan yang diterima anaknya di sekolah.
"Bu ngapunten, ini ada belatungnya masih hidup, gerak-gerak," ujarnya.
Baca Juga: Video Ulat di Menu MBG SMP Pasundan 9 Bandung Viral, Oknum Guru Buat Sayembara Cari Penyebarnya
Video tersebut kemudian menyebar di berbagai grup percakapan dan media sosial, sehingga kasus puding stroberi MBG Malang dengan temuan belatung di MBG menjadi perbincangan publik.
Keluhan mengenai belatung di MBG disebut muncul dari beberapa orangtua siswa, terutama dari murid kelas 3 dan kelas 6 di salah satu sekolah dasar di wilayah Lowokwaru.
Menanggapi viralnya temuan tersebut, pihak pengelola dapur MBG Lowokwaru melalui SPPG Tulusrejo memberikan klarifikasi mengenai proses pengolahan makanan.
Kepala SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2, Julffa Hannan, menyampaikan bahwa pihaknya mengakui adanya kekurangan dalam pengolahan menu puding stroberi MBG Malang yang dibagikan pada hari itu.
"Namanya pelayan publik, kami pasti mengakui kesalahan. Kurang teliti atau bagaimana," ujar Julfa kepada awak media di lokasi dapur MBG, Tulusrejo, Malang, pada Selasa, 3 Maret 2026.
Menurut Julffa, laporan mengenai belatung di MBG tersebut diterima sekitar pukul 10.30 WIB. Sementara distribusi menu makan bergizi gratis ke sekolah-sekolah telah dilakukan sejak pukul 08.00 WIB.
Baca Juga: Viral Siswa Buang MBG di MIN Ngali Bima, Disangka Basi Ternyata SPPG Sebut Ini Penyebabnya
Pada hari itu, paket makanan yang disalurkan oleh SPPG Tulusrejo terdiri dari lima jenis menu, termasuk puding stroberi MBG Malang yang kemudian menjadi sorotan.