“Saya juga memohon maaf kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang mungkin merasa risih tentang antara joget-joget dengan program MBG. Di situ kami tidak melecehkan masyarakat, di sini kami membantu program Pak Presiden memberi kualitas yang bagus, yang diharapkan,” terangnya.
Baca Juga: Bikin Haru! Lebaran Tanpa Lula Lahfah, Bu Tatu Bingung Persiapan, Kenangan Putri Disorot
Kasus viral MBG ini juga berlanjut ke ranah hukum. Hendrik Irawan mengaku dirugikan oleh narasi yang berkembang di media sosial dan telah melaporkan dua akun Instagram ke Polres Cimahi.
Menurutnya, unggahan video tersebut telah dipelintir sehingga menimbulkan kesan seolah dirinya bersenang-senang menerima insentif Rp6 juta.
“Si orang ini membuat narasi tidak baik, bahwa saya joget-joget menerima uang Rp6 juta,” tukasnya.***