TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah di jalur Gentong, Tasikmalaya, kembali diwarnai tantangan berat. Kontur jalan yang menanjak tajam dan berkelok membuat puluhan kendaraan pemudik, baik roda dua maupun roda empat, mengalami mogok hingga overheat saat melintas.
Kondisi lalu lintas yang padat memperparah situasi. Kendaraan yang melambat di tanjakan kerap kehilangan tenaga, memicu antrean panjang dan meningkatkan risiko kerusakan mesin. Banyak kendaraan dilaporkan mengalami panas berlebih akibat beban kerja tinggi, sistem pendingin yang tidak optimal, hingga minimnya perawatan sebelum perjalanan jauh.
Melihat kondisi tersebut, Polres Tasikmalaya Kota mengambil langkah cepat dengan membentuk tim khusus “ganjal” yang disiagakan di titik-titik rawan, terutama di kawasan Tanjakan Gentong. Tim ini bertugas membantu kendaraan yang kesulitan menanjak, sekaligus mengurai kepadatan arus lalu lintas.
Dengan sigap, para personel turun langsung ke jalan, mendorong kendaraan, memasang pengganjal roda, hingga memastikan kendaraan bisa kembali melaju dengan aman. Kehadiran mereka menjadi harapan bagi para pemudik yang sempat terjebak di tengah tanjakan.
Kapolres Tasikmalaya Kota, Andi Purwanto, menegaskan komitmen jajarannya dalam memberikan pelayanan terbaik selama masa mudik.
“Kami telah menempatkan personel di titik-titik rawan, termasuk di Tanjakan Gentong, untuk membantu pemudik yang mengalami kendala seperti kendaraan overheat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan ini diharapkan mampu menciptakan arus mudik yang aman, lancar, dan kondusif di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau para pemudik agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat. Pengemudi juga diminta tidak memaksakan diri dan beristirahat jika merasa lelah.
Di tengah padatnya arus kendaraan, aksi para petugas di lapangan menjadi potret kepedulian yang nyata—hadir bukan hanya sebagai pengatur lalu lintas, tetapi juga sebagai penolong bagi masyarakat yang membutuhkan.***