Kecelakaan Mobil Travel Majalengka Terkuak, Korban Selamat Ungkap Sopir Diduga Ngebut dan Abaikan Peringatan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 26 Maret 2026 | 19:14 WIB
Menyoroti penuturan korban selamat dalam insiden kecelakaan mobil travel yang terjerumus ke jurang di Majalengka, Jawa Barat.     (Instagram.com/infokrw - informasikarawang)
Menyoroti penuturan korban selamat dalam insiden kecelakaan mobil travel yang terjerumus ke jurang di Majalengka, Jawa Barat. (Instagram.com/infokrw - informasikarawang)

 

 

MAJALENGKA, Mediapriangan.com - Tiga hari setelah insiden tragis terjadi, fakta baru dalam kecelakaan mobil travel Majalengka mulai terungkap.

Salah satu korban selamat akhirnya buka suara, mengungkap detik-detik sebelum kendaraan yang ditumpanginya terjun ke jurang. Peristiwa kecelakaan mobil travel Majalengka itu sebelumnya terjadi pada Selasa dini hari, 24 Maret 2026.

Kendaraan yang membawa rombongan keluarga asal Karawang tersebut mengalami kecelakaan saat melintasi jalur berliku dari arah Tasikmalaya menuju Majalengka.

Dalam kejadian tersebut, enam penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Sementara itu, korban selamat lainnya mengalami luka-luka dan masih dalam perawatan.

Baca Juga: Dugaan IUP OP Tumpang Pitu Banyuwangi Disorot, Azwar Anas Disebut Terkait, Pegiat Minta KPK Telusuri Aktor

Kesaksian korban selamat menjadi sorotan, terutama terkait dugaan sopir diduga ngebut saat perjalanan berlangsung. Taufik, salah satu korban selamat, menyebut suasana di dalam mobil sempat berubah tegang ketika kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.

Ia menjelaskan bahwa perjalanan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan keluarga yang sebelumnya berziarah dan berwisata. Namun, situasi berubah ketika sopir diduga ngebut untuk mengejar waktu tiba di Karawang.

"Katanya ada telepon ke sopir, jam 3 mobil sudah harus ada di Karawang," kata Taufik sebagaimana dikutip.

Baca Juga: Stok BBM dan Elpiji Garut Dipastikan Aman, Bupati Garut Perkuat Sinergi Hiswana Migas Jaga Stabilitas Energi

Menurut korban selamat, sejumlah penumpang sempat memberikan peringatan kepada pengemudi. Mereka meminta agar kecepatan dikurangi mengingat kondisi jalan yang curam dan licin.

Bahkan, keluarga korban selamat disebut sempat berteriak langsung kepada sopir agar lebih berhati-hati.

"Mamah saya sama teteh saya juga sudah teriak, 'Pak Haji, pelan-pelan'," ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X