Kehadiran tokoh budaya seperti Ki Arya Sancang dari Pupuhu Sancang Kelana Ngabuana turut memberikan bobot emosional, di mana beliau menitipkan pesan mendalam agar kemajuan pariwisata tidak melunturkan nilai-nilai budaya yang menjadi jati diri masyarakat.
Baca Juga: Dua Wanita di Lebak Diduga Lakukan Sumpah Menginjak Al-Qur’an, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
Kesuksesan Festival Seni Budaya dan Wisata Sayang Heulang ini diharapkan menjadi titik balik bagi wisata Garut Selatan untuk bersaing di tingkat nasional.
Dengan memadukan pameran potensi lokal dan pertunjukan seni, kawasan Sayang Heulang kini memantapkan posisinya sebagai destinasi unggulan yang mengedepankan kearifan lokal di tengah arus modernisasi pariwisata.
Melalui keberlanjutan Festival Seni Budaya dan Wisata Sayang Heulang, masa depan wisata Garut Selatan diharapkan dapat dikelola lebih profesional dengan tetap menjaga kelestarian ekosistem dan adat istiadat setempat.***