Kolaborasi dengan Bank BJB turut dilakukan guna mendorong sistem transaksi non-tunai yang lebih modern dan transparan bagi wisatawan.
“Pengembangan wisata harus terintegrasi dengan nilai budaya. Kita ingin setiap destinasi tidak hanya indah, tetapi juga memiliki identitas dan kearifan lokal,” tambahnya.
Selain pariwisata, perhatian juga diberikan pada pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dan semangat gotong royong demi mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang religius, maju, adil, dan makmur.
“Galunggung bukan sekadar tanah dan batu, tetapi mercusuar wisata yang mampu memanggil dunia,” pungkasnya.***