daerah

Bobotoh Pesta Hattrick Juara, Wagub Jabar Larang Sweeping Kendaraan dan Imbau Hindari Jalur Konvoi Persib di Bandung

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:54 WIB
Persib raih hattrick juara! Wagub Jabar larang sweeping kendaraan saat konvoi di Bandung dan minta warga hindari jalur konvoi demi kelancaran bersama. (Dok. Humas)

 

BANDUNG, Mediapriangan.com - Kota Bandung bersiap menyambut gelombang perayaan besar setelah Persib Bandung memastikan diri mengunci gelar tertinggi sepak bola tanah air.

Guna mengantisipasi kemacetan total dan menjaga ketertiban, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, meminta masyarakat luas untuk sementara waktu hindari jalur konvoi di pusat kota pada Minggu (24/5/2026) pagi hingga siang hari.

Langkah antisipasi ini menyusul keberhasilan epik Pangeran Biru meraih hattrick juara setelah bertahan di puncak klasemen kompetisi kasta tertinggi.

Baca Juga: Arak-arakan Juara Persib Lintasi Titik Bersejarah Kota Bandung, Catat Rute Konvoi BRI Super League dan Jadwalnya di Sini

Demi menjaga kesucian momentum kemenangan ini, Erwan menegaskan bahwa dirinya larang sweeping kendaraan pelat luar daerah oleh oknum suporter. Seluruh elemen pendukung diminta menunjukkan kedewasaan dalam merayakan pesta juara Maung Bandung.

"Saya sudah sampaikan untuk tidak ada aksi sweeping kendaraan, karena kita sebagai tuan rumah yang baik, sebagai warga Jabar yang baik harus menyambut tamu dari manapun yang luar daerah," ujar Erwan di hadapan awak media.

Persib Bandung kunci gelar juara musim 2025/2026 usai laga pamungkas kontra Persijap Jepara berakhir 0-0 di Stadion GBLA (23/5/2026). (Dok. Humas Jabar)

Rute dan Jadwal Konvoi Persib di Kota Kembang

Arak-arak piala dijadwalkan mulai bergerak tepat pukul 07.00 WIB dengan estimasi durasi perjalanan mencapai 3 hingga 4 jam.

Baca Juga: UPN Veteran Yogyakarta Ganti Dosen Pembimbing Skripsi untuk Lindungi Hak 13 Korban Kekerasan Seksual

Iring-iringan massa akan mengambil titik start dari Gedung Sate, kemudian bergerak membelah jalanan protokol mulai dari Jalan Banda, Riau, Merdeka, hingga Perintis Kemerdekaan.

Perjalanan berlanjut menuju kawasan Lembong, Veteran, Simpang Lima, Asia Afrika, dan menyentuh garis finis di Gedung Merdeka.

Mengingat rute tersebut merupakan urat nadi pergerakan ekonomi dan wisata Kota Bandung, masyarakat yang tidak berkepentingan diimbau mencari jalur alternatif agar tidak terjebak dalam lautan manusia.

Halaman:

Tags

Terkini