Belasan Motor Bobotoh Diamankan Polisi Saat Konvoi Kemenangan Persib di Tasikmalaya

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Senin, 11 Mei 2026 | 10:26 WIB
Sejumlah oknum pendukung Persib Bandung diamankan petugas karena dianggap mengganggu lalulintas saat melakukan konvoi perayaan kemenangan Persib Bandung Atas Persija Jakarta pada, Minggu (10/5/2026). (Dok. AMS)
Sejumlah oknum pendukung Persib Bandung diamankan petugas karena dianggap mengganggu lalulintas saat melakukan konvoi perayaan kemenangan Persib Bandung Atas Persija Jakarta pada, Minggu (10/5/2026). (Dok. AMS)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Euforia kemenangan Persib Bandung atas rival abadinya, Persija Jakarta, dalam lanjutan Liga Super 2026 memicu gelombang konvoi ribuan bobotoh di sejumlah ruas jalan Kota Tasikmalaya, Minggu (10/5/2026) malam.

Namun, perayaan kemenangan Persib tersebut diwarnai aksi ugal-ugalan sejumlah pengendara hingga polisi mengamankan belasan sepeda motor berknalpot brong.

Kemenangan Persib dengan skor 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda, disambut meriah para pendukungnya. Jalanan di pusat Kota Tasikmalaya dipenuhi lautan biru dari rombongan bobotoh dan Viking yang didominasi kalangan remaja. Mereka melakukan konvoi menggunakan ratusan sepeda motor sambil meneriakkan yel-yel dukungan untuk Maung Bandung.

Baca Juga: Bakal Jadi Wisata Sejarah, Tugu Koperasi Kota Tasikmalaya Menuju Status Cagar Budaya Nasional

Arus lalu lintas di beberapa titik sempat tersendat akibat iring-iringan kendaraan yang bergerak memenuhi badan jalan. Bahkan, sebagian pengendara terlihat berjoget di tengah jalan dan memadati persimpangan.

Bagi sebagian bobotoh, kemenangan atas Persija memiliki arti lebih dari sekadar tiga poin. Rivalitas panjang kedua tim membuat kemenangan tersebut terasa seperti gelar juara.

“Kalau bisa ngalahin Persija itu rasanya sudah seperti juara,” ujar Andri, salah seorang bobotoh di Tasikmalaya.

Sayangnya, kemeriahan itu ternoda oleh aksi sejumlah remaja yang berkendara secara ugal-ugalan dan menggunakan knalpot bising atau yang dikenal masyarakat dengan sebutan “wededed”. Suara bising kendaraan serta aksi kebut-kebutan membuat warga merasa resah dan khawatir.

Baca Juga: Dorong Sport Tourism, QRIS UTHM 2026 di Kota Tasikmalaya Targetkan Ribuan Peserta dan Literasi Transaksi Digital

“Saya jadi takut kalau ada konvoi seperti itu. Banyak yang ugal-ugalan, kadang ada juga yang sambil mabuk,” kata Mela, warga Cieunteung, Kota Tasikmalaya.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, jajaran Polres Tasikmalaya Kota langsung melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik keramaian.

Hasilnya, aparat mengamankan 11 unit sepeda motor yang dinilai melanggar aturan lalu lintas dan mengganggu ketertiban umum.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto melalui Pamapta 1 Ipda Jonih Jonansa mengatakan, kendaraan yang diamankan mayoritas digunakan oleh remaja dengan kondisi tidak sesuai standar pabrikan.

Baca Juga: Diky Candra Resmi Jabat Plh Wali Kota Tasikmalaya Saat Viman Alfarizi ke Tanah Suci, Ini Bocoran Plh Sekda

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X