Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Cecep-Asep.
Hidayat menyoroti langkah pemerintah yang terus mempersiapkan pembangunan fasilitas kesehatan baru melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan organisasi masyarakat.
Program tersebut sejalan dengan rencana pemerintah daerah untuk menghadirkan rumah sakit di sejumlah wilayah yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Menurutnya, upaya tersebut merupakan bukti bahwa pemerintah serius mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok daerah.
"Masyarakat tentu ingin pelayanan kesehatan lebih dekat dan mudah dijangkau. Pemerintah saat ini sedang menyiapkan berbagai kebutuhan menuju realisasi target tersebut," katanya.
Infrastruktur dan Pertanian Tetap Jadi Prioritas
Di bidang infrastruktur, Hidayat menilai pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan, tetapi juga memperhatikan sarana pendukung sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Tasikmalaya.
Perbaikan jalan, jaringan irigasi, dan berbagai fasilitas pendukung produktivitas pertanian dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
Baca Juga: OJK Tasikmalaya Gandeng Karang Taruna Perangi Pinjol Ilegal dan Judi Online Lewat Edukasi Keuangan
Ia mengakui masih banyak kebutuhan pembangunan yang harus dipenuhi. Namun pemerintah berupaya menjaga keseimbangan agar pembangunan tidak hanya terkonsentrasi pada satu sektor saja.
"Kalau semua anggaran hanya difokuskan untuk jalan, sektor lain bisa tertinggal. Pemerintah berusaha membangun secara berimbang sehingga semua lini mendapatkan perhatian," ujarnya.
UMKM Didorong Menjadi Penggerak Ekonomi
Dalam sektor ekonomi, pemerintah daerah juga berupaya memperkuat pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.
Berbagai program pemberdayaan, pendampingan usaha, hingga akses pembiayaan yang lebih mudah terus didorong agar masyarakat memiliki kesempatan meningkatkan usahanya.