Baca Juga: Investasi SDM Lewat GDI Leuwisari, Wakil Bupati Tasikmalaya Awali Pembangunan Gedung Dakwah Islam
Menurut Hidayat, langkah tersebut sangat penting karena pertumbuhan ekonomi daerah tidak bisa hanya mengandalkan investasi besar, tetapi harus bertumpu pada kekuatan ekonomi masyarakat.
Reformasi Birokrasi Berjalan Bertahap
Hidayat juga menilai reformasi birokrasi yang dijalankan pemerintah daerah menunjukkan perkembangan positif. Berbagai kebijakan pelayanan publik terus diselaraskan dengan arahan pemerintah pusat guna menciptakan birokrasi yang profesional, responsif, dan melayani.
Meski masih terdapat kritik dan evaluasi dari masyarakat, hal tersebut dinilai sebagai bagian dari proses perbaikan yang wajar dalam sebuah pemerintahan.
"Puas dan tidak puas adalah hal biasa dalam dinamika pemerintahan. Yang terpenting pemerintah terus melakukan evaluasi dan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Perlu Dukungan Semua Pihak
Hidayat menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Tasikmalaya tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah daerah. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga legislatif agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal.
Ia optimistis berbagai target yang telah dituangkan dalam visi, misi, dan RPJMD Kabupaten Tasikmalaya dapat direalisasikan secara bertahap apabila seluruh pihak mampu menjaga sinergi dan kolaborasi.
"Selama satu tahun ini kita melihat adanya kemauan, keberanian, dan kesungguhan dari Bupati dan Wakil Bupati untuk bekerja. Program-program yang dijanjikan tidak berhenti pada wacana, tetapi sedang berjalan menuju realisasi. Karena itu, pembangunan Kabupaten Tasikmalaya membutuhkan dukungan dan optimisme bersama," pungkasnya.***