Baca Juga: Operasi Jaran Lodaya 2026 Ungkap Curanmor di Tasikmalaya, Tiga Tersangka Diamankan Polisi
"Tolong, kami mau kejar pendidikan lagi. Mohon maaf, mohon maaf kalau lancang ke ibu Sherly, mohon maaf," tutur sang siswi asal Desa Nyofifi tersebut.
Unggahan tersebut kemudian mendapat respons luas dari masyarakat. Banyak warganet menyampaikan dukungan terhadap permintaan pembangunan jembatan menuju sekolah yang dianggap menjadi kebutuhan mendesak bagi warga Desa Nyofifi.
Perhatian publik semakin besar setelah Sherly Tjoanda ikut memberikan tanggapan melalui kolom komentar unggahan tersebut.
Baca Juga: Operasi Jaran Lodaya 2026 Ungkap Curanmor di Tasikmalaya, Tiga Tersangka Diamankan Polisi
Gubernur Maluku Utara itu memastikan pemerintah daerah telah mengambil langkah awal untuk menindaklanjuti persoalan yang dihadapi siswa Maluku Utara di wilayah tersebut.
"Makasih infonya adik sayang, tim sudah turun survei ya," tulis sang Gubernur dikutip melalui akun TikTok resminya Sherly Tjoanda, pada Rabu, 3 Juni 2026.
Pernyataan Sherly Tjoanda tersebut disambut positif oleh sejumlah pengguna media sosial yang berharap persoalan akses pendidikan di Desa Nyofifi segera mendapatkan solusi.
Keberadaan jembatan menuju sekolah dinilai penting untuk memastikan kegiatan belajar tidak lagi terganggu saat banjir melanda kawasan tersebut.***