Menurutnya, organisasi masyarakat Islam memiliki kekuatan dalam membangun pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas sehingga mampu memperluas pemanfaatan layanan keuangan syariah di tengah masyarakat.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Garut. Bupati Garut yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, mengapresiasi sinergi yang dibangun antara OJK Tasikmalaya, PERSIS, dan berbagai lembaga terkait.
"Kami menyambut baik kolaborasi antara OJK, KNEKS, PERSIS, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program EPIKS dan School of Syariah di Kabupaten Garut," ujarnya.
Baca Juga: Kodim 0612 dan OJK Tasikmalaya Deklarasi Perang Lawan Judi Online
Ia menilai program tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat literasi keuangan syariah sekaligus memperluas akses keuangan syariah melalui peran tokoh agama dan tokoh masyarakat hingga ke tingkat komunitas.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyematan atribut kepada peserta terpilih sebagai Duta Literasi Keuangan Syariah.
Prosesi dilakukan oleh Kepala OJK Tasikmalaya, Kepala Grup Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah OJK, serta Rektor IAI PERSIS Garut sebagai simbol komitmen memperluas edukasi keuangan syariah.
Selain itu, BSI mengukuhkan Agen LAKU PANDAI Syariah dan Unit Usaha Syariah PT Pegadaian mengukuhkan Agen Pegadaian Syariah.
Baca Juga: Kodim 0612/Tasikmalaya dan OJK Tabuh Genderang Perang Lawan Judi Online Serta Pinjol Ilegal
Kehadiran para agen tersebut diharapkan mampu mendekatkan layanan keuangan syariah kepada masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan formal.
Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mengatakan perluasan akses keuangan syariah harus berjalan beriringan dengan peningkatan pemahaman masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
"Melalui kegiatan ini, OJK mengukuhkan Duta Literasi Keuangan Syariah serta menggandeng Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah dalam memperluas akses keuangan," tegasnya.***