TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus mendorong literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor pasar modal syariah, melalui peresmian Galeri Investasi Syariah di Politeknik LP3I Tasikmalaya, Selasa (14/4/2026).
Kepala OJK Tasikmalaya yang diwakili Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, serta Layanan Manajemen Strategis, Suharna, menyatakan peresmian tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas pemahaman masyarakat, terutama mahasiswa, terhadap investasi syariah yang aman dan bertanggung jawab.
“Peresmian Galeri Investasi Syariah ini merupakan langkah strategis untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor pasar modal syariah. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa sebagai sarana belajar, berdiskusi, dan memahami praktik investasi yang legal, logis, dan bertanggung jawab,” ujar Suharna.
Galeri Investasi Syariah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Jawa Barat, Politeknik LP3I Tasikmalaya, dan KISI Sekuritas Indonesia.
Peresmian turut dihadiri Direktur Politeknik LP3I Tasikmalaya Rudi, Kepala BEI Wilayah Jawa Barat Achmad Dirgantara, Online Business Director KISI Sekuritas Indonesia Yang Seok Mo, jajaran akademisi, pelaku industri jasa keuangan, serta mahasiswa.
Suharna menambahkan, di tengah pesatnya perkembangan digital, mahasiswa perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko, termasuk maraknya investasi ilegal dan penipuan berkedok investasi.
Untuk itu, OJK terus mendorong penerapan prinsip “2L”, yakni Legal dan Logis, dalam setiap keputusan investasi. Prinsip tersebut menekankan pentingnya memastikan legalitas pihak dan produk investasi, serta menilai kewajaran imbal hasil secara rasional.
Selain itu, mahasiswa juga diimbau tidak mudah terpengaruh oleh rekomendasi investasi yang tidak didukung analisis kredibel, termasuk yang banyak beredar di media sosial, serta selalu melakukan kajian mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Melalui Galeri Investasi Syariah ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi investor muda yang aktif, tetapi juga mampu berperan sebagai agen literasi keuangan di lingkungan sekitarnya.
“Dengan pemahaman yang baik, diharapkan akan tumbuh generasi investor muda yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan pasar modal yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Kepala OJK Tasikmalaya Dikukuhkan, Nofa Hermawati Siap Perkuat Stabilitas Keuangan Daerah Priangan Timur
OJK Tasikmalaya Perkuat Digitalisasi Sektor Jasa Keuangan untuk Dongkrak Literasi Keuangan Priangan Timur
OJK Tasikmalaya dan TPAKD Kabupaten Sumedang Perkuat Akses Keuangan Inklusif Berkelanjutan Tahun 2026
GERAKS Syariah Digelar OJK Tasikmalaya, Ribuan Majelis Taklim Ciamis Padati Masjid Agung DESKRIPSI
OJK Tasikmalaya Gelar GERAK Syariah, Nofa Hermawati Edukasi 5.000 Jamaah Majlis Taklim di Kota Tasikmalaya
Kepala OJK Tasikmalaya Soroti Peran TPAKD Garut dalam Memperluas Akses Keuangan Masyarakat