Dorong Literasi Pasar Modal Syariah, OJK Resmikan Galeri Investasi di LP3I Tasikmalaya

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB
OJK) Tasikmalaya resmi meluncurkan Galeri Investasi Syariah di Politeknik LP3I Tasikmalaya, Selasa (14/4/2026). Kolaborasi strategis ini bertujuan memperkuat literasi pasar modal syariah sekaligus membentengi mahasiswa dari ancaman investasi ilegal. (Dok. OJK Tasikmalaya)
OJK) Tasikmalaya resmi meluncurkan Galeri Investasi Syariah di Politeknik LP3I Tasikmalaya, Selasa (14/4/2026). Kolaborasi strategis ini bertujuan memperkuat literasi pasar modal syariah sekaligus membentengi mahasiswa dari ancaman investasi ilegal. (Dok. OJK Tasikmalaya)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus mendorong literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor pasar modal syariah, melalui peresmian Galeri Investasi Syariah di Politeknik LP3I Tasikmalaya, Selasa (14/4/2026).

Kepala OJK Tasikmalaya yang diwakili Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, serta Layanan Manajemen Strategis, Suharna, menyatakan peresmian tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas pemahaman masyarakat, terutama mahasiswa, terhadap investasi syariah yang aman dan bertanggung jawab.

“Peresmian Galeri Investasi Syariah ini merupakan langkah strategis untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor pasar modal syariah. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa sebagai sarana belajar, berdiskusi, dan memahami praktik investasi yang legal, logis, dan bertanggung jawab,” ujar Suharna.

Baca Juga: OJK Tasikmalaya Gandeng Penyuluh Agama Ciamis Jadi Garda Terdepan Literasi Keuangan dan Lawan Aktivitas Ilegal

Galeri Investasi Syariah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Jawa Barat, Politeknik LP3I Tasikmalaya, dan KISI Sekuritas Indonesia.

Peresmian turut dihadiri Direktur Politeknik LP3I Tasikmalaya Rudi, Kepala BEI Wilayah Jawa Barat Achmad Dirgantara, Online Business Director KISI Sekuritas Indonesia Yang Seok Mo, jajaran akademisi, pelaku industri jasa keuangan, serta mahasiswa.

Suharna menambahkan, di tengah pesatnya perkembangan digital, mahasiswa perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko, termasuk maraknya investasi ilegal dan penipuan berkedok investasi.

Baca Juga: OJK Tasikmalaya Gelar Buka Bersama Media, Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Priangan Timur

Untuk itu, OJK terus mendorong penerapan prinsip “2L”, yakni Legal dan Logis, dalam setiap keputusan investasi. Prinsip tersebut menekankan pentingnya memastikan legalitas pihak dan produk investasi, serta menilai kewajaran imbal hasil secara rasional.

Selain itu, mahasiswa juga diimbau tidak mudah terpengaruh oleh rekomendasi investasi yang tidak didukung analisis kredibel, termasuk yang banyak beredar di media sosial, serta selalu melakukan kajian mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Melalui Galeri Investasi Syariah ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi investor muda yang aktif, tetapi juga mampu berperan sebagai agen literasi keuangan di lingkungan sekitarnya.

“Dengan pemahaman yang baik, diharapkan akan tumbuh generasi investor muda yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan pasar modal yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X