daerah

Viral Mahasiswa Bawa Printer ke Coffee Shop di Bali, Kuasai 3 Meja Saat Nugas di Kafe

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21 WIB
Viral mahasiswa bawa printer ke coffee shop di Bali saat nugas di kafe. Penggunaan 3 meja dan fasilitas listrik jadi sorotan. (Threads/aall.ffi)

 

BALI, Mediapriangan.com - Perdebatan mengenai batas penggunaan fasilitas publik kembali mencuat setelah unggahan tentang viral mahasiswa bawa printer di sebuah coffee shop di Bali ramai diperbincangkan warganet.

Aksi yang dilakukan sekelompok mahasiswa itu memicu beragam tanggapan, mulai dari kritik hingga diskusi mengenai etika saat nugas di kafe. Peristiwa tersebut pertama kali menjadi perhatian publik melalui unggahan di platform Threads.

Dalam unggahan yang beredar luas, tampak sejumlah mahasiswa datang ke sebuah coffee shop di Bali sambil membawa perangkat pendukung tugas kuliah, termasuk printer.

Baca Juga: Celebration Bobotoh for Humanity 2026 di Garut Angkat UMKM dan Ubah Citra Suporter Sepak Bola

Unggahan itu dibagikan akun Threads @__iaro yang mengaku menemukan pemandangan tidak biasa saat berada di lokasi.

“Ini gue barusan banget nemu group bawa ama printer-printernya ke coffee shop!” tulis akun Threads @__iaro, dikutip pada Jumat, 19 Juni 2026.

Tak hanya membawa printer, kelompok mahasiswa tersebut disebut menggunakan beberapa fasilitas kafe dalam waktu yang cukup lama. Informasi itu kemudian diperkuat oleh unggahan lain yang ikut viral di Threads.

Baca Juga: Kemacetan Kota Cimahi Jadi Sorotan, Erwan Setiawan Ingatkan Ancaman Polusi dan Stres Warga

Pemilik akun @aall.ffi mengungkapkan bahwa kelompok tersebut datang dengan dua unit printer dan menempati tiga meja yang memiliki akses ke stop kontak listrik. Kondisi itu kemudian menarik perhatian pelanggan lain yang berada di lokasi.

“Ini konteksnya gimana ya dijadiin fotocopy sama anak-anak kuliahan boleh atau nggak sih?? Sampai bawa 2 biji printer dan mereka tadi ngomong ‘Bengkak tagihan listrik di sini’ sambil tertawa-tawa,” tulisnya dalam utas tersebut.

“FYI mereka mengambil 3 meja yang ada colokannya, dari tadi bunyi (printernya),” imbuhnya.

Baca Juga: Didi Sukardi Hidupkan Seni Budaya Sunda di Hari Jadi Ciamis, Lembur Galuh Disiapkan Jadi Ikon Baru

Fenomena viral mahasiswa bawa printer tersebut kemudian berkembang menjadi pembahasan lebih luas mengenai etika di tempat umum, khususnya terkait penggunaan fasilitas yang tersedia di coffee shop di Bali.

Halaman:

Tags

Terkini