Untuk itu, ujar Toto, seluruh calon formatur dan pengurus kecamatan diminta bekerja secara ikhlas, cerdas, dan tuntas dalam membangun organisasi hingga tingkat desa.
"Kader harus memahami bahwa tujuan partai adalah merebut kekuasaan melalui legislatif dan eksekutif agar kebijakan untuk kesejahteraan masyarakat bisa diwujudkan," tuturnya.
Ia optimistis, PAN Kota Tasikmalaya memiliki peluang besar meningkatkan kekuatan politiknya. Dengan target delapan kursi DPRD, kata Toto, PAN dinilai berpeluang merebut kursi pimpinan DPRD sekaligus mengusung kader dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Tasikmalaya.
"Kekuatan politik harus dibangun sejak dini melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat ranting, perekrutan relawan, serta kesiapan saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS)," ujarnya.
Toto juga mengingatkan, kader PAN diminta agar tidak mudah terpengaruh isu maupun konflik internal yang berpotensi memecah soliditas partai.
"Tanpa soliditas jangan berharap target partai akan tercapai. Untuk itu, rapatkan barisan, jangan mudah terpengaruh bisikan yang memecah belah. Kader harus siap dan PAN harus menang," tegasnya.
Muscab VI DPD PAN Kota Tasikmalaya turut dihadiri empat anggota Fraksi PAN DPRD Kota Tasikmalaya, jajaran pengurus DPW PAN Jawa Barat, para pengurus DPC, calon formatur, serta kader PAN dari berbagai kecamatan di Kota Tasikmalaya.***