TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Situasi mencekam terjadi di kawasan olahraga Dadaha Tasikmalaya, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Sebuah ledakan diduga bom rakitan tiba-tiba terdengar bersamaan dengan terjadinya keributan PKL di lokasi tersebut. Ledakan itu memicu kepanikan warga, meski kondisi di sekitar lokasi relatif sepi karena kejadian berlangsung larut malam.
Sejauh ini, belum dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka akibat ledakan diduga bom rakitan tersebut. Atas kejadian itu, personel Polres Tasikmalaya Kota bersama tim Brimob langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyisiran di lokasi.
Baca Juga: Kini Tersangka, Pernyataan Febrie Adriansyah soal Blackout Sumatera Kembali Jadi Sorotan
Hasilnya, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa material logam dan zat kimia, di antaranya pupuk KCL, belerang, bubuk aluminium, baterai, instalasi kabel, hingga perangkat kendali jarak jauh (remote). Petugas juga memasang garis polisi di titik ledakan diduga bom rakitan.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, pihaknya menerima laporan pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB dari petugas Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dadaha mengenai adanya peristiwa yang mengakibatkan ledakan.
Atas laporan tersebut, ujar Andi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Brimob untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TKP), mengingat adanya unsur ledakan dalam peristiwa tersebut.
"Tadi malam kami langsung melakukan olah TKP didampingi petugas dari Brimob terkait dengan adanya ledakan. Dan saat ini kami masih melakukan penyelidikan-penyelidikan sampai dengan sekarang dan nanti mungkin hasilnya akan kami sampaikan lebih lanjut," ujarnya.
Kapolres menambahkan, dalam kasus tersebut Polres Tasikmalaya Kota telah mengamankan tiga orang saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Untuk sementara, terakhir tadi pagi kita mengamankan tiga orang untuk kita mintai keterangan yang bersangkutan terkait seputaran peristiwa yang sudah terjadi," kata Kapolres.
Ia menambahkan seluruh keterangan saksi akan dikolaborasikan dengan temuan di lapangan.