Kasus tersebut kemudian berkembang menjadi perhatian publik setelah video viral memperlihatkan tangisan anak korban. Rekaman tersebut membuat pembahasan mengenai peristiwa di Tabanan semakin luas, terutama terkait batas antara penindakan terhadap dugaan pelaku kejahatan dan tindakan main hakim sendiri.
Baca Juga: Viral Konten Satire Mega Salsabillah soal Duit Jampidsus, Komika Ngaku Didatangi Polisi Jam 3 Subuh
Warganet Soroti Pengeroyokan dan Dugaan Pencurian
Peredaran video viral membuat kasus ini mendapat banyak komentar dari masyarakat. Sebagian warganet menilai dugaan pencurian tetap tidak dapat dibenarkan, tetapi tindakan pengeroyokan hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia juga merupakan persoalan serius.
“Yang ngeroyok, hati nuranimu ada di mana?” tulis akun @wan****n
“Apapun bentuk kelakuannya mencuri memang tidak dibenarkan, si pengeroyok juga salah bahwa membunuh juga bukan cara yang baik untuk memberi efek jera,” tulis akun @dor****_
“Memang selalu ada sebab dan akibat, tapi barangkali beliau mencuri karena lapar dan tidak bisa beli makanan? Tapi para pengeroyok abai untuk mendengar penjelasannya,” tulis akun @sal*****a
“Berat banget untuk adik itu, neyseknya sampai sini,” tulis akun @han*****i