daerah

Video Viral Lapas Waingapu Diduga Rekaman 2024 Kembali Beredar, Warganet Soroti Penggerebekan Rumdin Pejabat

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:42 WIB
Video viral Lapas Waingapu kembali ramai. Warganet menyebut rekaman penggerebekan rumdin pejabat itu kejadian lama pada 2024 dan kembali beredar lagi. (Instagram/sumbarkareh_id)

Baca Juga: Tan Kian dan Ferry Boboho Diperiksa Kejagung, Jejak Lama Muncul di Tengah Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Pertanyaan berikutnya diarahkan pada kemungkinan adanya hubungan khusus karena keduanya disebut berada dalam satu kamar.

“Kamu tidur dengan dia di kamar tanpa ada hubungan keluarga kan? Hanya menganggap adik-kakak, tapi wajar tidak tidur dengan beliau satu kamar? Tidur sama-sama, kan?” tanya petugas yang dijawab dengan anggukan kepala.

Narasi mengenai penggerebekan rumah dinas pejabat pemasyarakatan itu kemudian berkembang di media sosial. Akun Instagram @sumbarkareh_id, misalnya, menyertakan keterangan yang menyebut adanya dugaan pelanggaran etik berat di lingkungan pemasyarakatan.

Baca Juga: KPK Tetapkan Anggota Polri sebagai Tersangka, Kasus Anom Widiyantoro Berujung pada Dua Klaster Pemerasan

“Dugaan pelanggaran etik berat kembali mencoreng institusi pemasyarakatan. Rumdin Kalapas di Waingapu, Sumba Timur, NTT digerebek petugas usai munculnya laporan dugaan kumpul kebo,” tulis keterangan dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @sumbarkareh_id.

Meski demikian, konteks waktu menjadi perhatian penting dalam video viral itu. Warganet menilai rekaman tersebut berkaitan dengan peristiwa pada 2024, bukan kejadian yang baru berlangsung.

Dugaan itu salah satunya muncul karena nama pejabat yang terdengar dalam percakapan berbeda dengan pejabat yang saat ini menjabat sebagai Kalapas Waingapu.

Baca Juga: Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Bersatu, Hyundai Hillstate Siap Tancap Gas di V League 2026/2027

Saat ini, Kalapas Waingapu disebut adalah Gidion S. Paly. Sementara itu, dalam rekaman terdengar petugas menyebut nama seseorang berinisial R.

“Ada hubungan apa dengan Pak R?” ujar salah satu petugas saat J membuka pintu kamar.

Nama R atau RB kemudian dikaitkan dengan mantan Kalapas Waingapu yang pada November 2024 dicopot dari jabatannya setelah video perselisihan dengan sejumlah pegawai beredar luas.

Peristiwa tersebut sebelumnya menjadi perhatian karena memperlihatkan ketegangan antara RB dan sejumlah bawahannya. Video itu juga ramai dibicarakan karena muncul setelah adanya protes pegawai terhadap sikap yang dinilai arogan.

Baca Juga: Jordan Wilson Tiba di Korea, Duet dengan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Bikin Fans Indonesia Tak Sabar

Konteks tersebut membuat sejumlah warganet menyimpulkan bahwa video viral penggerebekan rumdin pejabat yang kini kembali beredar merupakan rekaman lama dari 2024.

Halaman:

Tags

Terkini