BANTUL, Mediapriangan.com - Panggung ketoprak di Petung, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, mendadak berubah menjadi suasana duka. Sarjiyono alias Mbetut, seniman ketoprak berusia 62 tahun, tiba-tiba terjatuh ketika pertunjukan sedang berlangsung.
Peristiwa seniman ketoprak wafat saat pentas tersebut terjadi pada Selasa, 18 Agustus 2026. Momen ketika Sarjiyono terjatuh kemudian terekam dalam video dan beredar di media sosial.
Sebelum kejadian, Sarjiyono masih menjalankan perannya di atas panggung. Ia tampil bersama seorang pemeran perempuan dalam pertunjukan ketoprak yang digelar pada malam hari.
Dalam rekaman yang beredar, Sarjiyono terlihat mengenakan kebaya berwarna pink dan blangkon. Ia masih berjoget serta berinteraksi dengan pemeran perempuan dalam adegan yang dimainkan.
Namun, suasana pentas berubah ketika Sarjiyono tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan ambruk di atas panggung.
Baca Juga: Kronologi Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok, 129 Rumah Hangus dan 320 Warga Terdampak
Sempat Mendapat Pertolongan
Setelah Sarjiyono terjatuh, sejumlah pemain lain segera mendekatinya. Mereka berupaya membangunkan dan memberikan pertolongan sebelum seniman ketoprak tersebut dibawa untuk mendapat penanganan medis.
"Namun saat pementasan berlangsung, ia tiba-tiba terjatuh," tulis postingan Instagram @undercover.id, pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Sarjiyono kemudian dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping. Namun, setelah mendapat penanganan, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
"Mbetut (Sarjiyono) langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping, namun nyawanya tak tertolong," sambungnya.
Video Seniman Ketoprak Beredar
Kabar seniman ketoprak wafat saat pentas semakin ramai diperbincangkan setelah rekaman kejadian tersebut tersebar luas di media sosial.