daerah

Benda Diduga Peluru Senapan Angin Ditemukan di Menu Ayam MBG Lampung Utara, SPPG Sindangsari Disuspend

Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:28 WIB
Benda diduga peluru ditemukan dalam menu ayam MBG di Lampung Utara. SPPG Sindangsari disuspend sementara sambil menelusuri asal benda. (TikTok/indrasegalogalo)

Kepala Sekolah Minta Pertanggungjawaban

Dalam video yang beredar, Ida menyatakan telah meminta keterangan kepada Babinsa yang bertugas di wilayah sekolah mengenai benda tersebut.

Menurut pengakuannya, Babinsa menyebut benda itu merupakan peluru senapan angin.

“Kebenaran peluru ini sudah saya tanya pada pak Tentara, pak Babinsa di sekolah kami. Benar bahwa ini adalah peluru senapan angin,” lanjutnya.

Ida kemudian meminta pengelola dapur MBG atau SPPG Sindangsari memberikan penjelasan dan bertanggung jawab atas temuan tersebut.

Baca Juga: Wisata Kuliner Jawa Barat Makin Menjanjikan, Kuliner Tradisional Didorong Naik Kelas

“Ini maksudnya apa yang punya dapur MBG? Yang kekeuh dari kemarin enggak mau mengakui kesalahan, ini buat kesalahan lagi. Kemarin enggak minta maaf, ini buat salah lagi,” imbuhnya.

“Maksud kamu apa kasih peluru? Ini peluru di dalam daging dari dapur MBG Sindangsari, saya minta pertanggungjawaban kamu ya,” tegasnya.

Temuan peluru senapan angin tersebut kini masih menjadi bagian dari pemeriksaan pihak terkait. Belum ada keterangan mengenai bagaimana benda itu dapat berada di dalam potongan ayam menu MBG.

Baca Juga: Pulihkan Fungsi Olahraga Dadaha, Pemkot Tasikmalaya Tutup Jalan Utama Dadaha

SPPG Sindangsari Pernah Disorot karena Makanan Rusak

SPPG Sindangsari sebelumnya juga pernah menjadi perhatian setelah Ida mempersoalkan kualitas makanan yang diterima para siswa.

Dalam kejadian yang disebut berlangsung pada Januari 2026, Ida memperlihatkan paket MBG yang berisi telur mata sapi, sayuran, tempe, dan buah anggur.

Ia menyebut tempe dan buah anggur dalam paket tersebut sudah dalam kondisi tidak layak konsumsi. Menurut Ida, tempe terasa pahit, sedangkan sayuran disebut telah berlendir.

“Kalau murid kami keracunan apa kamu mau tanggung jawab? Tolong temuin saya sama yang punya MBG. Ya! Ini penghinaan buat kami,” ujar Ida dalam video yang viral pada Januari 2026 lalu.

Halaman:

Tags

Terkini