CIAMIS, Mediapriangan.com - Kebiasaan anak menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar menjadi perhatian Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ciamis.
Upaya pencegahan dilakukan melalui kegiatan DWP Mengajar yang menyasar sekitar 40 anak usia dini di RA Ulil Albab 2, Dusun Cileueur, Desa Tanjungsukur, Kecamatan Rajadesa, Kamis (03/09/2026).
Mengangkat tema Bijak Menggunakan Gawai, kegiatan tersebut dirancang dengan pendekatan yang dekat dengan keseharian anak. Materi tidak hanya disampaikan melalui penjelasan, tetapi juga dikemas dalam permainan, simulasi, dan aktivitas mewarnai.
Baca Juga: 156 Pelajar Ciamis Terima Kacamata Gratis di HKG PKK ke-54, Kader Mendapat Santunan
Ketua DWP Diskominfo Kabupaten Ciamis, Ibu Erna Enda, bersama jajaran DWP menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Kepala Diskominfo Kabupaten Ciamis, Enda Hidayat, beserta jajaran turut hadir mendampingi kegiatan.
Melalui kegiatan DWP Diskominfo Ciamis tersebut, anak usia dini dikenalkan pada aturan sederhana sebelum menggunakan telepon seluler atau HP. Salah satunya adalah kebiasaan meminta izin kepada ayah dan bunda sebelum memegang gawai.
Anak-anak juga diajak memahami pentingnya membatasi waktu menatap layar. Durasi penggunaan gawai disarankan sekitar 15 hingga 30 menit dalam sehari agar mata tidak cepat lelah.
Materi bijak menggunakan gawai diberikan sebagai upaya mengenalkan penggunaan teknologi secara sehat sejak anak usia dini.
Penggunaan gawai tanpa pengawasan dapat membuat anak sulit lepas dari layar dan berisiko mengganggu pola tidur, postur tubuh, serta kondisi psikologis.
Selain itu, anak juga dapat menemukan konten yang belum sesuai dengan usianya ketika menggunakan perangkat digital tanpa pendampingan orang tua.
Karena itu, kecanduan gawai menjadi salah satu hal yang diperkenalkan kepada anak melalui cara yang sederhana dan mudah dipahami.
Anak-anak diajak melihat bahwa aktivitas fisik bersama teman, seperti berlari, menari, dan melompat, juga menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi pertumbuhan.