Keracunan MBG di Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo, Ratusan Santri Dirawat dan Bantahan Soal Korban Jiwa

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 2 September 2026 | 16:53 WIB
Keracunan MBG di Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo membuat ratusan santri mendapat perawatan. Ponpes memastikan tidak ada korban jiwa. (Threads/vivinsy24)
Keracunan MBG di Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo membuat ratusan santri mendapat perawatan. Ponpes memastikan tidak ada korban jiwa. (Threads/vivinsy24)

 

SIDOARJO, Mediapriangan.com - Kondisi ratusan santri yang sempat mendapat perawatan setelah mengalami keluhan kesehatan menjadi perhatian di tengah kasus keracunan MBG di Ponpes Manbaul Hikam. Pihak pesantren memastikan sebagian besar santri telah kembali ke pondok setelah mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa tersebut terjadi di Ponpes Manbaul Hikam, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Selasa, 1 September 2026. Sekitar 500 santri dilaporkan mengalami sejumlah keluhan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Pihak Ponpes Manbaul Hikam menyebut para santri mendapatkan perawatan di delapan fasilitas kesehatan di Sidoarjo. Rumah sakit yang menangani para santri antara lain RSUD Notopuro Sidoarjo, RS Siti Hajar, RSU Aisyiyah Siti Fatimah, RS Delta Surya, RS Pusura, RS Pusdik Bhayangkara Porong, RS Arafah Anwar Medika, dan RS Anwar Medika.

Baca Juga: 293 Santri Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo, Dirawat di 8 Rumah Sakit hingga SPPG Akan Diperiksa

“Sebagian besar dari mereka bahkan sudah kembali ke pondok pesantren dalam kondisi yang sehat dan stabil, sementara beberapa lainnya masih dalam pemantauan pemulihan akhir,” ungkap pihak Ponpes Manba’ul Hikam dalam keterangan yang dirilis melalui akun Instagram @mahikasidoarjo pada Rabu, 2 September 2026.

Di tengah penanganan kasus keracunan MBG tersebut, beredar pula kabar mengenai adanya santri yang meninggal dunia. Informasi itu kemudian ditegaskan sebagai kabar tidak benar oleh pihak pesantren.

“Informasi miring yang beredar di luar, adalah kabar bohong mengenai adanya korban jiwa,” lanjutnya.

Baca Juga: Keracunan MBG Berulang, Dapur 3.000 Porsi Disorot: Benarkah Program Ini Bawa Manfaat Ekonomi?

Bupati Sidoarjo Subandi juga memberikan penjelasan saat mengunjungi santri yang masih menjalani perawatan. Ia memastikan seluruh pasien mendapat penanganan dan membantah adanya korban meninggal dalam kejadian tersebut.

“Kalau sudah sembuh, tak suruh pulangkan. Dan tidak ada bahasa yang meninggal, itu tidak ada. Semua pasien tertangani dengan baik. Kalau ada berita meninggal, itu hoax,” jelas Subandi.

Selain kabar korban jiwa, Ponpes Manba'ul Hikam turut membantah informasi yang menyebut sumber keracunan berasal dari dapur internal pondok.

Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG Berastagi, BGN Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan Kepala SPPG Berstatus ASN

Pihak pesantren meminta masyarakat dan wali santri tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X