Suasana kegiatan dibuat interaktif dengan menerapkan prinsip C.E.R.I.A dan metode 3M, yakni Merasakan, Menghubungkan, dan Mempraktikkan.
Para siswa kemudian mengikuti permainan edukatif Pilih yang Baik, Yuk! Dalam permainan tersebut, mereka belajar mengenali perilaku yang tepat dan tidak tepat ketika menggunakan gawai.
Materi bijak menggunakan gawai juga dipraktikkan melalui simulasi. Anak-anak memainkan peran sebagai anak yang meminta izin kepada orang tua sebelum menggunakan telepon seluler.
Baca Juga: 201 Warga Ciamis Terima BSPS 2026, Masing-Masing Dapat Rp20 Juta untuk Perbaikan Rumah
Kegiatan dilanjutkan dengan mewarnai gambar bertema penggunaan teknologi secara sehat. Cara tersebut membuat pesan mengenai penggunaan gawai lebih mudah diterima oleh anak usia dini.
Pada bagian akhir, para peserta mengikuti komitmen bersama bertajuk Aku Anak Cerdas Digital. Anak-anak diajak membiasakan diri meminta izin sebelum meminjam gawai, menggunakan perangkat sesuai batas waktu, serta lebih rajin belajar dan bermain bersama teman.
Pesan mengenai kecanduan gawai juga diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah. Guru dan orang tua didorong untuk terus mengingatkan kembali kebiasaan tersebut agar penggunaan teknologi secara sehat dapat menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari anak usia dini.***