daerah

MBG di Tengah Kabut Asap Karhutla: Siswa Libur, Orang Tua Tetap Diminta Ambil Makanan, Ini Kata BGN

Jumat, 4 September 2026 | 17:26 WIB
BGN menjelaskan alasan MBG sempat tetap disiapkan saat sekolah libur akibat karhutla. Dapur disebut sudah menyiapkan bahan makanan. (Dok. BGN - bukitluit)

JAKARTA, Mediapriangan.com - Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis atau MBG di wilayah karhutla menjadi perhatian setelah muncul keluhan orang tua siswa yang tetap diminta datang ke sekolah untuk mengambil makanan.

Situasi tersebut terjadi ketika sejumlah sekolah diliburkan akibat kabut asap. Meski kegiatan belajar mengajar dihentikan, makanan MBG pada hari itu disebut sudah telanjur disiapkan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.

Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN Sudaryono menjelaskan kondisi tersebut tidak berlangsung terus-menerus. Menurutnya, kejadian itu terjadi pada masa awal ketika keputusan meliburkan sekolah disampaikan setelah dapur mulai menyiapkan makanan.

Baca Juga: Nekropsi Ungkap Kondisi Paru-Paru Orang Utan Sampurna, Paparan Asap Karhutla Ketapang Jadi Dugaan

“Jadi, karena ada karhutla, kemudian sekolahnya libur dan diumumkan di saat dapurnya sudah masak, gitu,” ujar Sudaryono kepada awak media di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis, 3 Agustus 2026.

Sudaryono mengatakan dapur MBG telah lebih dulu membeli bahan makanan dan melakukan persiapan sebelum keputusan sekolah diliburkan. Karena bahan tersebut sudah diproses, makanan tetap harus dimasak dan kemudian diambil pada hari yang sama.

“Dapur sudah beli bahan baku, sudah dicacah, sudah persiapan, sehingga harus dimasak kemudian di hari itu diambil,” lanjutnya.

Menurut Sudaryono, pola pengambilan MBG oleh orang tua ketika sekolah libur bukan kebijakan yang diterapkan setiap hari. Kondisi tersebut hanya terjadi pada awal munculnya kebijakan libur akibat karhutla.

“Itu besoknya sudah enggak lagi,” sambungnya.

Baca Juga: Tragedi Karhutla Kalteng, 2 Relawan Damkar Gugur Usai Berjibaku Padamkan Api, Kelelahan Diduga Jadi Pemicu

BGN Ikuti Keputusan Pemerintah Daerah

Mengenai pelaksanaan MBG di wilayah karhutla, BGN menyatakan program tersebut menyesuaikan keputusan pemerintah daerah mengenai kegiatan sekolah.

Kebijakan itu berlaku untuk daerah yang memutuskan pembelajaran dihentikan sementara akibat kondisi udara dan kabut asap yang ditimbulkan karhutla.

“Jadi, terkait karhutla di Kalimantan dan Sumatra, intinya kami mengikuti pengumuman dari pemerintah daerah soal libur atau tidak libur. Kami mengikuti saja,” ujar pria yang kerap disapa Mas Dar itu.

Halaman:

Tags

Terkini