MBG di Tengah Kabut Asap Karhutla: Siswa Libur, Orang Tua Tetap Diminta Ambil Makanan, Ini Kata BGN

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 4 September 2026 | 17:26 WIB
BGN menjelaskan alasan MBG sempat tetap disiapkan saat sekolah libur akibat karhutla. Dapur disebut sudah menyiapkan bahan makanan. (Dok. BGN - bukitluit)
BGN menjelaskan alasan MBG sempat tetap disiapkan saat sekolah libur akibat karhutla. Dapur disebut sudah menyiapkan bahan makanan. (Dok. BGN - bukitluit)

Baca Juga: Dikritik soal Karhutla, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Terjun ke Lokasi Kebakaran Hutan Hingga Terpeleset

Sudaryono juga menegaskan BGN tidak meminta sekolah tetap dibuka hanya demi memastikan program MBG berjalan. Keselamatan siswa tetap menjadi pertimbangan ketika pemerintah daerah menetapkan penghentian kegiatan sekolah.

“Kami tidak pernah memaksa demi MBG walaupun karhutla, bukalah sekolah. Enggak,” tegasnya.

Pembagian kewenangan terkait keputusan sekolah juga menjadi dasar pelaksanaan program tersebut. Untuk jenjang SMA, keputusan berada di tingkat provinsi, sedangkan SD dan SMP berada dalam kewenangan pemerintah kabupaten atau kota.

“Tapi intinya, kami serahkan SMA ke gubernur, kemudian SD-SMP di bupati. Kami serahkan, jadi begitu libur, maka MBG akan mengikuti,” tuturnya.

Baca Juga: Sherina Munaf Turut Terjun Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Asap Tebal sampai Masuk Pesawat

Pernyataan Kadisdik Kalteng Sempat Viral

Persoalan MBG di tengah karhutla sebelumnya ramai setelah potongan video Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo beredar di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan potongan rapat daring yang membahas kondisi pembelajaran siswa serta pelaksanaan MBG ketika wilayah Kalteng terdampak karhutla.

“Ketika sekolah diliburkan, berpengaruh juga berdampak pada dapur MBG, kantin-kantin mati,” ucapnya dalam video tersebut.

Pernyataan itu kemudian menuai respons dari warganet. Sorotan terutama tertuju pada penyebutan dapur MBG dan kantin sekolah dalam pembahasan mengenai penghentian aktivitas sekolah akibat kabut asap.

Baca Juga: Pelepasan Damkar Kalteng Disorot di Tengah Karhutla, Seremoni Gubernur Agustiar Picu Kritik Publik

Reza Prabowo kemudian memberikan klarifikasi mengenai pernyataannya. Ia menjelaskan bahwa pembahasan dalam rapat tersebut tidak hanya berkaitan dengan operasional sekolah, tetapi juga menyangkut pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ.

Keselamatan siswa di tengah kondisi kabut asap juga menjadi bagian dari pembahasan tersebut.

Penjelasan BGN itu sekaligus memberikan gambaran mengenai mekanisme pelaksanaan MBG ketika sekolah berada di wilayah terdampak karhutla, termasuk kondisi ketika keputusan libur diumumkan setelah dapur lebih dahulu melakukan persiapan makanan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X