Sudaryono juga menegaskan BGN tidak meminta sekolah tetap dibuka hanya demi memastikan program MBG berjalan. Keselamatan siswa tetap menjadi pertimbangan ketika pemerintah daerah menetapkan penghentian kegiatan sekolah.
“Kami tidak pernah memaksa demi MBG walaupun karhutla, bukalah sekolah. Enggak,” tegasnya.
Pembagian kewenangan terkait keputusan sekolah juga menjadi dasar pelaksanaan program tersebut. Untuk jenjang SMA, keputusan berada di tingkat provinsi, sedangkan SD dan SMP berada dalam kewenangan pemerintah kabupaten atau kota.
“Tapi intinya, kami serahkan SMA ke gubernur, kemudian SD-SMP di bupati. Kami serahkan, jadi begitu libur, maka MBG akan mengikuti,” tuturnya.
Baca Juga: Sherina Munaf Turut Terjun Padamkan Karhutla Kalteng, Cerita Asap Tebal sampai Masuk Pesawat
Pernyataan Kadisdik Kalteng Sempat Viral
Persoalan MBG di tengah karhutla sebelumnya ramai setelah potongan video Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo beredar di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan potongan rapat daring yang membahas kondisi pembelajaran siswa serta pelaksanaan MBG ketika wilayah Kalteng terdampak karhutla.
“Ketika sekolah diliburkan, berpengaruh juga berdampak pada dapur MBG, kantin-kantin mati,” ucapnya dalam video tersebut.
Pernyataan itu kemudian menuai respons dari warganet. Sorotan terutama tertuju pada penyebutan dapur MBG dan kantin sekolah dalam pembahasan mengenai penghentian aktivitas sekolah akibat kabut asap.
Baca Juga: Pelepasan Damkar Kalteng Disorot di Tengah Karhutla, Seremoni Gubernur Agustiar Picu Kritik Publik
Reza Prabowo kemudian memberikan klarifikasi mengenai pernyataannya. Ia menjelaskan bahwa pembahasan dalam rapat tersebut tidak hanya berkaitan dengan operasional sekolah, tetapi juga menyangkut pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ.
Keselamatan siswa di tengah kondisi kabut asap juga menjadi bagian dari pembahasan tersebut.
Penjelasan BGN itu sekaligus memberikan gambaran mengenai mekanisme pelaksanaan MBG ketika sekolah berada di wilayah terdampak karhutla, termasuk kondisi ketika keputusan libur diumumkan setelah dapur lebih dahulu melakukan persiapan makanan.***
Artikel Terkait
Dugaan Keracunan MBG Berastagi, BGN Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan Kepala SPPG Berstatus ASN
Keracunan MBG Berulang, Dapur 3.000 Porsi Disorot: Benarkah Program Ini Bawa Manfaat Ekonomi?
293 Santri Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo, Dirawat di 8 Rumah Sakit hingga SPPG Akan Diperiksa
Keracunan MBG di Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo, Ratusan Santri Dirawat dan Bantahan Soal Korban Jiwa
BGN Beri Suspend Berat SPPG Kalitengah 30 Hari, Buntut 512 Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG
136 Siswa SMP di Makale Tana Toraja Diduga Keracunan MBG, Dirawat di 3 Rumah Sakit