daerah

Viral Istri Pejabat Kalsel Dikipasi saat Makan, Camat Ungkap Tradisi Batalam Bakipas Pangeran

Jumat, 18 September 2026 | 20:57 WIB
Viral istri pejabat Kalsel dikipasi saat makan di acara Maulid. Camat Banua Lawas menyebutnya bagian dari tradisi Batalam Bakipas Pangeran. (Inmstagram/nowdots)

KALSEL, Mediapriangan.com - Video yang memperlihatkan sejumlah wanita yang diduga istri pejabat Kalsel dikipasi perempuan muda saat sedang makan viral di media sosial. Adegan tersebut berlangsung dalam sebuah acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Banua Lawas, Tabalong.

Dalam rekaman yang beredar, para wanita tersebut tampak duduk dan menikmati hidangan, sementara beberapa perempuan muda berada di sekitar mereka sambil menggerakkan kipas. Pemandangan itu kemudian menuai perhatian karena dinilai menyerupai pelayanan khusus kepada seorang bangsawan.

Viralnya video tersebut kemudian mendapat penjelasan dari Camat Banua Lawas, Arianto. Ia menyebut aktivitas yang terekam dalam video bukan sekadar pelayanan biasa, melainkan bagian dari Batalam Bakipas Pangeran, sebuah tradisi Tabalong yang telah berlangsung secara turun-temurun.

Baca Juga: Jangan Matikan Pers Saat Program Pemerintah Dikritik

Tradisi Batalam Bakipas Pangeran

Menurut Arianto, Batalam Bakipas Pangeran merupakan tradisi masyarakat yang memiliki kaitan dengan kegiatan makan bersama sekaligus penghormatan terhadap tamu. Tradisi Tabalong tersebut disebut telah dikenal masyarakat selama lebih dari satu abad.

Kegiatan itu sempat dilaksanakan di Banua Lawas, Tabalong, Kalsel, pada Senin, 14 September 2026, dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Arianto menjelaskan, istilah Batalam merujuk pada kegiatan makan bersama menggunakan satu nampan berukuran besar. Sementara Bakipas Pangeran berkaitan dengan aktivitas mengipasi tokoh yang dalam konteks sejarahnya merujuk pada kalangan bangsawan atau kerajaan.

Baca Juga: Kapolda Jabar Soroti Geng Motor di Kota Tasikmalaya, Kenakalan Remaja Diminta Jadi Perhatian Semua Pihak

"Kegiatan seperti ini sudah ada sejak lebih dari satu abad lalu dan diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang," kata Arianto dikutip dalam keterangannya, pada Jumat, 18 September 2026.

Ia mengatakan tradisi Tabalong tersebut kemudian berkembang mengikuti kehidupan sosial masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Batalam tidak hanya berkaitan dengan kegiatan makan bersama, tetapi juga menjadi bagian dari perjamuan, perkumpulan, serta bentuk penghormatan kepada tamu.

Arianto juga menyebut tradisi Batalam Bakipas Pangeran telah diakui oleh Kementerian Kebudayaan RI.

Baca Juga: Pengajian Rutin ASN Ciamis Jadi Momen Ngecas Keimanan di Tengah Padatnya Rutinitas Kerja

Penjelasan soal pelayanan dalam tradisi

Halaman:

Tags

Terkini