daerah

94 Warga NTT Meninggal di Pengungsian, BNPB Ungkap Hasil Verifikasi dan Penyebabnya

Jumat, 18 September 2026 | 21:48 WIB
BNPB mengklarifikasi 94 warga NTT meninggal di pengungsian. Hasil verifikasi menyebut komplikasi penyakit kronis menjadi penyebab kematian. (Instagram/bnpb_indonesia)

Di tengah kondisi tersebut, BNPB juga menjelaskan penanganan kesehatan bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Menurut Berton, pelayanan dasar dan kesehatan tetap diberikan melalui fasilitas kesehatan maupun pos kesehatan yang tersedia. Dukungan logistik, obat-obatan, serta bantuan medis juga telah disalurkan sejak masa awal penanganan bencana.

“Kami memastikan pelayanan dasar dan kesehatan tetap dilaksanakan optimal. Sejak hari pertama, BNPB mengaktifkan pos dukungan logistik di Labuan Bajo dan Maumere, bantuan medis, dan obat-obatan untuk para pengungsi,” imbuhnya.

Baca Juga: Kapolda Jabar Soroti Geng Motor di Kota Tasikmalaya, Kenakalan Remaja Diminta Jadi Perhatian Semua Pihak

Data Korban Gempa NTT

Gempa NTT yang terjadi pada 15 Agustus 2026 tercatat telah menyebabkan 142 orang meninggal dunia berdasarkan data BNPB.

Sebelumnya, informasi mengenai 94 warga yang meninggal di pengungsian disampaikan BNPB pada Selasa, 15 September 2026. Saat itu, data tersebut disebut sebagai korban meninggal secara tidak langsung setelah gempa.

“Saat ini kami menyampaikan bahwa korban yang meninggal secara langsung akibat gempa bumi itu 48 orang, tetapi secara tidak langsung yang ada di pengungsian ada 94 orang,” kata Berton dalam keterangan yang dibagikan pada 15 September 2026 lalu.

Dengan demikian, dari total 142 korban jiwa gempa NTT, sebanyak 48 orang disebut meninggal secara langsung akibat gempa, sedangkan 94 lainnya meninggal saat berada di pengungsian dengan hasil verifikasi menunjukkan adanya komplikasi penyakit kronis.

Selain korban meninggal, BNPB mencatat 1.603 orang mengalami luka akibat gempa NTT. Sementara itu, sebanyak 46.461 warga masih berada di lokasi pengungsian.***

-----------------------

Bantu Bangkitkan Media & Jurnalis Terdampak Gempa NTT

Promedia Group berkolaborasi dengan Yayasan Permata Flores memfasilitasi dukungan bagi jurnalis dan media lokal yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

Dukungan Anda sangat berarti untuk membantu pemulihan sarana serta operasional para jurnalis di lapangan. Bantuan dana tali asih dapat disalurkan melalui:

Bank BRI: 225701005978532
a.n. Yayasan Permata Flores

Halaman:

Tags

Terkini