daerah

FK TAGANA Kabupaten Tasikmalaya Salurkan 6.000 Liter Air Bersih ke Warga Cisayong

Rabu, 7 Oktober 2026 | 14:24 WIB
TAGANA menyalurkan 6.000 liter air bersih kepada warga Kampung Ganimukti RT 02 dan RT 03/RW 04, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (7/10/2026). (Dok. DFK)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan kepada warga Kampung Ganimukti RT 02 dan RT 03/RW 04, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (7/10/2026).

Penyaluran air bersih tersebut dilakukan Forum Koordinasi (FK) TAGANA Kabupaten Tasikmalaya bersama anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Nanang Romli, dan Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua FK TAGANA Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons terhadap kebutuhan masyarakat yang mengalami keterbatasan air bersih.

Baca Juga: Megawati Hangestri Jadi Wakil Hyundai Hillstate di Media Day, Tanda Peran Penting Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

“Sebanyak 6.000 liter air bersih kami salurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, khususnya kebutuhan rumah tangga. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Jembar.

Menurutnya, kebutuhan air bersih merupakan persoalan mendasar yang harus mendapat perhatian bersama. Karena itu, TAGANA bersama berbagai unsur berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

Dalam kegiatan tersebut, FK TAGANA bersinergi dengan Nanang Romli sebagai anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Fraksi PDI Perjuangan serta BAGUNA PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga: Jelang KOVO Cup 2026, Kim Hee Jin Ungkap Rahasia Megawati Hangestri yang Bisa Jadi Senjata Hyundai Hillstate

BAGUNA merupakan badan yang berada di lingkungan PDI Perjuangan yang bergerak dalam bidang penanggulangan bencana dan kegiatan kemanusiaan.

Dalam berbagai situasi, BAGUNA dapat berperan dalam membantu masyarakat melalui kegiatan sosial, respons kebencanaan, hingga dukungan terhadap penanganan kondisi darurat di lapangan.

Jembar menilai kolaborasi lintas unsur seperti ini penting untuk mempercepat bantuan ketika masyarakat menghadapi persoalan kebutuhan dasar.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa bersama-sama hadir di tengah masyarakat. TAGANA memiliki tugas dalam bidang sosial kebencanaan, sementara BAGUNA juga memiliki kepedulian dan peran dalam kegiatan kemanusiaan. Ketika semua bergerak bersama, bantuan bisa lebih cepat dirasakan masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Megawati Hangestri Tak Menyangka Dapat Perlakuan Ini dari Sopir Taksi Korea, Kisahnya Bikin Sang Megatron Terharu

Halaman:

Tags

Terkini