TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Forum Silaturahim Solusi Masyarakat (FOSSMA) Tasikmalaya menggelar Musyawarah Kerja (Musker) ke-I di Aula Kampus Universitas Tasikmalaya (Unitas), Sabtu (10/10/2026).
Mengusung tema "Dari Tasikmalaya untuk Persatuan, Dari Persatuan untuk Kemajuan", Musker FOSSMA ke-I dihadiri sejumlah tokoh Tasikmalaya, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik, dan lainnya.
Ketua Umum FOSSMA Tasikmalaya, Dadang AP, mengatakan Musker FOSSMA Tasikmalaya menjadi momentum untuk merumuskan program kerja yang konkret dan bermanfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: Perkuat Fungsi Masjid, PD DMI Kota Tasikmalaya Gelar Program Akademi Kader Masjid
"Organisasi ini harus mampu menyatukan gagasan, keahlian, dan kepedulian menjadi solusi nyata atas berbagai persoalan masyarakat," jelas Dadang.
Menurutnya, FOSSMA bukan sekadar tempat berkumpul dan bertukar gagasan, tetapi harus menjadi jembatan antara persoalan masyarakat dan solusi nyata.
Dadang juga menyebutkan, hasil musyawarah harus diterjemahkan menjadi program yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Tasikmalaya Great Sale 2026 Resmi Dimulai, Diskon 25 Persen Hadir Sambut HUT Kota Tasikmalaya ke-25
"Setiap program perlu memiliki tujuan yang jelas, pembagian tugas, serta evaluasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Dadang.
Jangan sampai, lanjut Dadang, semangat hanya tumbuh saat bermusyawarah, tetapi melemah ketika waktunya bekerja. FOSSMA harus membuktikan komitmennya melalui aksi nyata.
Salah seorang tokoh politik Kota Tasikmalaya, Nurhayati, menyoroti pentingnya inovasi dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.