daerah

Ribuan Santri Padati Dadaha Kota Tasikmalaya, Hari Santri Nasional 2026 Jadi Momentum Penguatan Tasik Religius

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:51 WIB
Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Tasikmalaya tumpah ruah dalam kegiatan Kirab Santri pada peringatan Hari Santri 2026, Kamis (22/10/2026). (Dok. AMS)

Dikatakan Viman, masih dalam momentum Hari Santri yang juga rangkaian peringatan hari jadi Kota Tasikmalaya ke-25, Pemerintah Kota Tasikmalaya melaksanakan program unggulan Tasik Religius bertajuk OHAN (One Hafidz One Kelurahan) pada Malam Tasyakur Hari Jadi ke-25 di Stadion Wiradadaha, Kamis malam, 22 Oktober 2026.

Program ini, kata Viman, menjadi langkah konkret Pemkot dalam mewujudkan visi Tasik Religius, dengan target setiap kelurahan di Kota Tasikmalaya memiliki minimal satu penghafal Al-Qur'an.

Dikatakan Viman, OHAN merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.

Baca Juga: HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Pekan Ekonomi Kreatif dan Cek Kesehatan Gratis Dukung Program Tasik GEMAS

"Tasikmalaya tidak hanya maju secara pembangunan fisik, tetapi juga harus kuat secara spiritual. Melalui OHAN, kita ingin melahirkan hafidz-hafidz dari setiap kelurahan agar cahaya Al-Qur'an senantiasa menerangi kota ini,” ujar Viman.

Pada malam tasyakur juga diisi dengan penyerahan penghargaan bagi santri berprestasi dan pemenang Musabaqoh Hari Santri 2026 tingkat kota.

Sejumlah pesantren turut menampilkan seni dan kreativitas santri, menambah semarak perayaan Hari Santri dan hari jadi Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Jumat Bersih Sasar Dadaha hingga Pasar Cikurubuk, Pemkot Perkuat Tasik Nyaman pada HUT ke-25 Kota Tasikmalaya

Menurut Wali Kota, berbagai capaian pembangunan hingga usia ke-25 ini tidak lepas dari kolaborasi dan dukungan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan santri dan ulama.

“Kemajuan Kota Tasikmalaya adalah hasil kerja bersama semua element masyarakat. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga demi kota yang semakin religius, santun, dan bersinar," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, mengatakan sejarah mencatat kemerdekaan yang diraih bangsa ini tidak lepas dari peran santri.

Baca Juga: Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya, Kemiskinan Turun Jadi 9,34 Persen dan TPID Award 2026 Kembali Dipertahankan

Saat itu, kalangan pondok pesantren atau santri terbakar semangatnya untuk terus berjuang dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Mereka terus berjuang melawan penjajah tanpa rasa takut. "Untuk itu hingga santri merupakan kelompok masyarakat yang kuat. Mudah-mudahan kekuatan santri ini bisa menjadi semangat bagi Kota Tasik dan seluruh santri di Kota Tasikmalaya untuk bisa terus maju," katanya.

Kegiatan Hari Santri 2026 diakhiri dengan kirab santri. Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Tasikmalaya melakukan long march dari Kompleks Dadaha menuju Jalan HZ Mustofa dan finis di depan Taman Kota atau di depan Masjid Agung Kota Tasikmalaya.***

Halaman:

Tags

Terkini