Api Karhutla Gunung Lawu Meluas Dekati Candi Cetho, 300 Personel Dikerahkan dan Water Bombing Terkendala Cuaca

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:18 WIB
Karhutla Gunung Lawu di Karanganyar meluas pada 19 Oktober 2026. Pemadaman dilakukan melalui water bombing dan pengerahan 300 personel gabungan. (Threads/zumaahmd)
Karhutla Gunung Lawu di Karanganyar meluas pada 19 Oktober 2026. Pemadaman dilakukan melalui water bombing dan pengerahan 300 personel gabungan. (Threads/zumaahmd)

 

KARANGANYAR, Mediapriangan.com - Kobaran api di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dilaporkan meluas hingga mendekati kawasan Candi Cetho dan jalur pendakian. Foto serta video yang beredar di media sosial pada Senin malam, 19 Oktober 2026, memperlihatkan lereng gunung menyala merah di tengah kepulan asap.

Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu menjadi perhatian serius. Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menetapkan status tanggap darurat, sementara ratusan personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran.

Salah satu unggahan di akun Threads @reditadp menyebut api bergerak mendekati kawasan Candi Cetho dan Kawah Segoro di wilayah Ngargoyoso.

Baca Juga: Karhutla Jadi Perhatian Pemerintah, Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Perusahaan Terlibat Bakal Ditindak Tegas

“Malam ini, Senin, 19 Oktober 2026 kebakaran Gunung Lawu semakin besar. Api mulai mendekati Candi Cetho dan Kawah Segoro Gunung - Ngargoyoso,” tulis keterangan unggahan akun Threads @reditadp pada Senin, 19 Oktober 2026.

Unggahan lain dari akun Threads @zumaahmd juga memperlihatkan kondisi asap di lereng gunung dan menyebut kobaran api mendekati jalur pendakian Candi Cetho.

“Api membesar dan meluas Senin malam. Kobaran api mendekati pendakian Candi Cetho,” tulisnya.

Baca Juga: Korban Karhutla Gunung Bromo Bertambah, Relawan Munawi Meninggal Usai Alami Luka Bakar di Atas 50 Persen

Water Bombing Sempat Tertunda karena Cuaca

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar telah melakukan upaya pemadaman melalui water bombing atau pengeboman air menggunakan pesawat pada Senin siang. Pelaksanaan sempat tertunda karena kondisi cuaca belum mendukung.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Karanganyar, Sugiharjo, mengatakan dua kali water bombing akhirnya dilakukan, dengan pelaksanaan sekitar pukul 14.30 WIB.

“Ada dua kali water bombing. Tadi awalnya ditunda karena cuacanya sangat tidak mendukung. Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB dilakukan water bombing,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Karanganyar, Sugiharjo kepada awak media pada Senin, 19 Oktober 2026.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Penanganan Karhutla Diperluas, Pesawat Hercules Disiapkan Perkuat Operasi Dry Ice

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X