Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, H. Dudu Rohman, M.Si menginginkan kehadiran para qari/qariah yang menguasai qiraat sab'ah memberikan manfaat ilmu kepada masyarakat secara luas.
"Insya Allah saya akan berusaha, agar mereka yang diwisuda menjadi guru di madrasah-madrasah di Kabupaten Tasikmalaya. Teknisnya akan kami atur nanti dengan LPTQ," kata Dudu Rohman.
Baca Juga: Kemenag Terbitkan Jadwal Perjalanan Haji 2023, Ini Rincian Lengkapnya
Niatnya sambung dia, adalah bagaimana kekayaan seni dan cara membaca Al Quran yang telah mereka kuasai dan sangat penting, bisa tersebar luaskan secara masif khususnya kepada generasi bangsa hari ini di Kabupaten Tasikmalaya.
Dia menambahkan, MTQH yang dilaksanakan tanggal 11-16 Maret 2023, telah menumbuhkan nuansa keislaman yang teramat luar biasa.
Tingkat partisipasi peserta MTQH ke XXXVIII hingga seribu orang dan jauh melebihi even MTQ tingkat provinsi, menunjukkan bahwa kecintaan umat Islam terhadap Al Quran sangat besar.
Baca Juga: Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Seleksi Petugas Haji
"Mudah-mudahan para qari dan qariah, hafidz dan hafidzah mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al Quran dalam kehidupan sehari-hari pada konteks bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ujarnya.***