TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Pelaksanaan ibadah pemotongan hewan kurban merupakan momentum yang paling ditunggu bagi pelaku usaha pengumpul kulit. Banyaknya hewan kurban yang disembelih pada musim kurban membuat masyarakat yang menjual kulit hewan melonjak dibanding hari-hari biasa.
Namun pada musim kurban Lebaran 1447 H tahun ini terjadi penurunan penyerapan hewan kurban oleh masyarakat. Hal itu berdampak pada berkurangnya penyerapan kulit hewan kurban oleh para pengepul kulit. Kondisi tersebut diakui para pengepul kulit hewan kurban yang berada di sejumlah tempat pembelian kulit kurban yang ada di Kota Tasikmalaya.
Padahal kata para pengepul kulit, dengan banyaknya kulit hewan kurban yang berhasil mereka kumpulkan, dari sisi ekonomi buat para pengumpul kulit hewan menjadi rezeki tahunan yang sangat ditunggu.
Sayangnya untuk musim kurban tahun ini, apa yang biasa mereka dambakan tidak sesuai harapan. Hal itu dikarenakan kulit kurban yang mereka dapatkan menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Ya tahun ini menurun, mungkin dikarenakan jumlah penyembelihan hewan oleh masyarakat tahun ini berkurang," ujar Odang (53), salah satu pengumpul kulit di Jalan Paseh, Kota Tasikmalaya, Jumat (29/5/2026).
Selain penurunan jumlah hewan kurban yang disembelih, kata Odang, kondisi tersebut juga dikarenakan semakin banyaknya pengumpul kulit musiman yang jemput bola mendatangi tempat-tempat pemotongan hewan kurban di berbagai tempat.
"Mereka biasanya sudah 'bergerilya' sejak hari H Idul Adha. Bahkan banyak juga di antara mereka yang telah membooking kulit hewan jauh sebelum dilakukan penyembelihan. Jadi yang menjual ke sini hanya sisanya saja," ujar Odang.
Odang mengatakan, selama musim kurban tiga hari tahun ini kulit yang terkumpul hanya di angka 10 ton saja. Sementara pada musim kurban tahun sebelumnya, kulit hewan yang ia kumpulkan mencapai 20 ton.
Dari sisi jenis, ujar Odang, kulit hewan kurban yang berhasil dikumpulkan oleh para pengumpul kebanyakan adalah kulit hewan jenis sapi.
Baca Juga: Idul Adha 2026, Jasa Giling Daging di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya Cenderung Sepi
"Kulit sapi jumlahnya jauh lebih banyak dibanding kulit hewan jenis kambing dan domba," ujarnya.
Kondisi tersebut kata dia disebabkan hampir pada setiap musim kurban masyarakat yang melakukan kurban banyak yang memilih sapi dibanding domba dan kambing melalui sistem arisan.
Artikel Terkait
Bootcamp Affiliator Kota Tasikmalaya, Ratusan Kreator Live TikTok di PPIK Demi Target Penjualan Ratusan Juta
Pantau Langsung Jemaah Haji Kota Tasikmalaya di Tanah Suci, Wali Kota Viman Alfarizi Pastikan Pelayanan Optimal
Monitoring Jemaah Haji Asal Kota Tasikmalaya, Wali Kota Viman : Seluruh Jemaah Dalam Kondisi Baik
Batik Karya Siswa MTsN 3 Kota Tasikmalaya Pukau Plh Wali Kota, Cara Keren Lestarikan Budaya Sunda
Sidak Diky Chandra: Harga Hewan Kurban di Kota Tasikmalaya Naik Hingga 20 Persen, Kesehatan Fisik Dipastikan Aman
Marema! Penjual Arang di Kota Tasikmalaya Naikkan Stok Arang Jelang Iduladha 1447 H