Baca Juga: Manfaat Mentimun untuk Menurunkan Hipertensi, Cek Apakah Benar?
3. Mencegah Kanker
Buah delima mengandung senyawa polifenol yang kuat, seperti punicalagin dan ellagitannin.
Kedua senyawa ini telah terbukti dapat mencegah pertumbuhan sel kanker dan mengurangi risiko terkena kanker payudara, prostat, dan usus besar.
4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Buah delima kaya akan vitamin C dan antioksidan yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Kandungan vitamin C dalam buah delima juga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi risiko infeksi.
5. Menjaga Kesehatan Kulit
Buah delima mengandung banyak vitamin dan mineral yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit.
Antioksidan dalam buah delima dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan sinar matahari.
Selain itu, buah delima juga dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit dan mencegah penuaan dini.
Baca Juga: Kenali Penyebab dan Gejala Difteri yang Berisiko Mengancam Nyawa
6. Menjaga Kesehatan Otak
Buah delima mengandung senyawa polifenol yang dapat membantu melindungi otak dari kerusakan sel-sel otak akibat stres dan penuaan.
Beberapa studi juga menunjukkan bahwa buah delima dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan mengurangi risiko terkena penyakit Alzheimer.
Cara Mengonsumsi Buah Delima
Ada beberapa cara untuk mengonsumsi buah delima. Anda dapat mengonsumsinya secara langsung, atau menambahkan buah delima ke dalam salad buah, smoothie, atau jus.
Sebagai antioksidan, buah delima bagus untuk pencernaan, kita bisa meminum segelas jus delima setelah berbuka puasa.