Beliau juga mengharapkan, melalui Musda ke-8 Muhammadiyah ini dapat memilih pemimpin yang terbaik untuk organisasinya.
“Mudah-mudahan musyawarah ini mendapat ridha dan berkah dari Allah, sehingga melahirkan pemimpin yang terbaik untuk Dewan Pengurus Muhammadiyah di Ciamis,” harapnya.
Ia juga mengarapkan kepada pengurus yang baru, dapat meneruskan kolaborasi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ciamis dengan lebih baik lagi.
“Mudah-mudahan dengan pengurus yang baru dapat meneruskan kolaborasi dengan lebih baik lagi, terima kasih juga kepada kepengurusan Muhammadiyah periode sebelumnya yang telah berkoborasi dengan pemerintah,” tambahnya.
Bupati Herdiat juga berpesan organisasi harus menyejahterakan anggotanya dan mencapai tujuan bersama. Bupati juga menyebut bahwa organisasi Muhammadiyah memiliki visi misi yang mulia.
“Organisasi apapun adalah suatu wadah masyarakat untuk mencapai tujuan bersama, hal ini tentu kebersamaan kesatuan dan persatuan. Ini yang diutamakan paling tidak organisasi ini harus mampu menyejahterakan para anggotanya dan mengayomi, sehingga tujuan bersama ini tercapai. Apalagi organisasi Muhammadiyah memiliki visi misi yang sangat mulia,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ciamis Iip Taufiq El-Haque mengatakan, bahwa digelarnya Musda ke-8 Muhammadiyah merupakan bukti keberadaan Muhammadiyah di Ciamis yang masih aktif hingga saat ini.
“Musda sebagai bukti eksistensi Muhammadiyah di Tatar Galuh Ciamis, Muhammadiyah telah berkiprah lebih dari 1 abad dalam bidang kesehatan, pendidikan dan dakwah,” katanya.
Iip menegaskan, Muhammadiyah tidak pantas dipandang sebelah mata. Ia juga menuturkan bahwa program Muhammadiyah akan sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Ciamis.
“Tidak pantas kalau misalkan di tempat lain memandang Muhammadiyah dengan sebelah mata, Insya Allah Muhammadiyah sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Ciamis,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Iip juga mengucapkan selamat Hari jadi Kabupaten Ciamis yang ke-381.