Mediapriangan.com - Penghapusan menu Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan infrastruktur jalan, daianggap akan memberatkan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Bagi masyarakat saat ini, permasalahan infrastruktur jalan di Kabupaten Tasikmalaya, dinilai paling krusial.
Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Tasikmalaya, dari sekitar 1.300 Kilometer panjang ruas jalan kabupaten yang membentang di 39 kecamatan, 30 persennya dalam kondisi rusak berat.
Di tengah keterbatasan kemampuan anggaran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan rendahnya pendapatan asli daerah (PAD), serta kemampuan fiskal yang hanya di angka tiga persen, kini tak ada lagi DAK untuk infrastruktur jalan.
Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan, pemerintah saat ini tengah berkonsultasi dengan pihak Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terkait dengan tidak adanya DAK infrastruktur jalan.
"Sudah dan sedang kami konsultasikan ke Bappenas," kata Cecep, Senin, 29 Agustus 2022.
Baca Juga: Ide Desain Bingkai Terbaru dan Keren, Coba 20 Link Download Twibbon Hari Polwan 2022 Ini
"Tapi Bappenas ini kan ngurusnya Nasional. Mereka tidak melihat kabupaten atau kota, yang dilihat hanya provinsi," sambung Cecep.
Menurutnya, 70 persen kondisi infrastruktur jalan di Jawa Barat (Jabar) ini sebenarnya dalam kondisi baik. Contohnya untuk Jabar bagian barat seperti Depok, Bekasi, Karawang dan Bogor, bahkan IPM nya sudah di atas 82 persen.
Demikian pula kata dia, untuk Jabar bagian utara kondisi infrastrukturnya juga sudah bagus.
Baca Juga: Prediksi Persib Bandung Berpeluang Lebih Moncer Ketimbang PSM Makassar
"Untuk Jabar bagian selatan ini masih tertinggal, walaupun sebenarnya sudah ada Peraturan Presiden (Perpres) nomor 87 tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Bagi Kawasan Rebana dan Jawa Barat Bagian Selatan," tutur dia.
Dengan modal Perpres tersebut, lanjut Cecep, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang berada di wilayah Jabar Selatan, terus berikhtiar agar ada ruang-ruang khusus bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk membangun infrastruktur jalan di wilayahnya.