peristiwa

Inilah Alasan Ridwan Kamil Minta Pengelola Transportasi Jabodetabek Batasi Operasional Truk Besar

Jumat, 2 September 2022 | 05:50 WIB
Karangan bunga ucapan turut berduka cita, berderet di depan SD Negeri Kota Baru II & III Kota Bekasi. (Humas Jabar)

"(Jenazah) sudah dibawa semua, baik yang menuju dua ke luar kota, satu ke Garut dan satu ke Cirebon. Sementara yang 8 orang lainnya itu di sekitar Kota Bekasi," kata Hengki.

Baca Juga: Perda Desa Wisata Menjadi Jalan Pengembangan Pariwisata Untuk Pembangunan Jawa Barat

menurutnya, dari seluruh korban kecelakaan tersebut, ada dari kalangan siswa mengalami luka-luka sebanyak 18 orang dan empat orang meninggal dunia. Kemudian dari kalangan dewasa, sebanyak enam orang meninggal dunia dan lima orang alami luka-luka. 

"Secara rincinya lagi 10 orang yang meninggal dunia ada 4 siswa yang meninggal dunia dan 18 luka-luka. Sementara yang dewasa ada 6 orang, luka-luka ada 5 orang. Itu sudah valid datanya," tuturnya.

Sementara untuk sopir truk berinisial AS (30), sudah ditetapkan sebagai tersangka, berdasarkan alat bukti yang ada.

Baca Juga: Pendaftaran Pahlawan Digital UMKM 2022 Kembali Dibuka, Simak Ketentuan dan Syaratnya

"Sopir truk trailer sudah jadi tersangka," ucap Hengki.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menyebutkan, berdasarkan koordinasi dengan Dirlantas Polda Metro Jaya, dari hasil penyelidikan bahwa kecelakaan maut itu diduga akibat rem blong.

"Saya sudah koordinasi dengan Dirlantas dan penyidik, laka itu akibat rem blong. Jadi penyebab laka lantas itu rem blong," kata Zulpan.***

Halaman:

Tags

Terkini