Kecelakaan Pikap Masuk Jurang Di Ciamis, Korban Selamat Begini Kondisi Sekarang

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:41 WIB
RSUD Ciamis tempat menampung para korban kecelakaan pikap masuk jurang.* (Budi Raspati)
RSUD Ciamis tempat menampung para korban kecelakaan pikap masuk jurang.* (Budi Raspati)

Mediapriangan: Korban kecelakaan pikap masuk jurang yang terjadi di Dusun Cimara, Desa Cibereum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, kini tinggal 1 orang korban yang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ciamis.

RSUD Ciamis yang sempat menampung para korban kecelakaan pikap masuk jurang itu, hanya menyisakan sopir pikap berinisial E (50), saat kecelakaan pikap tersebut mengangkut 17 penumpang.

Kabid Pelayanan Medis, dr. H. Bayu Yudiawan, MM mengatakan kecelakaan pikap masuk jurang yang membawa warga Majalengka, diketahui 7 orang meninggal dunia di tempat, 8 orang dirujuk ke RSUD Ciamis setelah mendapatkan pertolongan pertama di puskesmas setempat.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Pikap Masuk Jurang, 8 Meninggal Dunia Lainnya Luka-luka

"Seorang korban mengalami keadaan koma akibat cedera luka berat dikepala, hingga tidak bisa tertolong," katanya, Rabu (10/08/2022).

Dari kecelakaan pikap masuk jurang itu, lanjut dia, 7 orang yang dirawat di RSUD Ciamis, diantaranya 3 orang anak berusia 1, 3 dan 9 tahun, sedangkan sisanya orang dewasa.

"Dari hasil asesmen 4 orang dinyatakan mengalami cedera kepala sedang dan berat, termasuk bayi usia 1 tahun yang ibunya meninggal dunia dengan kondisi sama cedera di kepala, sehingga bayi tersebut harus di rujuk ke RSHS Bandung," jelas dr. Bayu.

Dr. Bayu melanjutkan, para korban yang mengalami cedera kepala disertai patah tulang kini dirawat di RS. Cideres, Kabupaten Majalengka, tidak jadi dirujuk ke RSHS Bandung.

Hal tersebut selain atas permintaan pihak keluarga yang meminta peralihan perawatan yang dekat dengan rumah tinggal, juga RS. Cideres Majalengka sudah menyanggupi dan memadai untuk bedah syaraf anak 1 tahun.

"Sebelumnya kami konsultasikan melalui sistem rujukan terintegrasi (sisrute) ke RS. Cideres, ternyata bedah syaraf untuk bayi 1 tahun itu, RS. Cideres sudah menyanggupi dan memadai, sehingga akhirnya antara pihak keluarga bersama para aparatur pemerintahan Jatiwaras memutuskan ingin alih rawat dan dirujuk ke RS. Cideres, dan Rabu dini hari diberangkatkan," terangnya.

Baca Juga: Pikap Masuk Jurang Di Ciamis, Angkut 17 Penumpang Dari Majalengka

Sementara sopir pikap kondisinya relatif stabil, hingga sekarang masih dilakukan perawatan di RSUD Ciamis. Ia juga masih diperlukan untuk kepentingan penyidikan pihak Kepolisian.

"Kondisinya relatif stabil, ia cedera kepala grade 2 dan patah tulang kanan serta ada retakan di dada, sehingga ada sesak. Kemungkinan belum bisa dilakukan pemeriksaan pihak kepolisian, karena membutuhkan perawatan tambahan," papar dr. Bayu.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X