"Namun, hal itu mempercepat Langkah Waskita Karya dalam melakukan transformasi digital, karena digitalisasi ini akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi," terangnya.
Baca Juga: DPRD Jabar Akan Menindaklanjuti Aspirasi Kesejahteraan Buruh Ke DPR RI
Dengan ditetapkannya digitalisasi sebagai salah satu pilar transformasi bisnis Waskita Karya, jumlah aplikasi yang dimanfaatkan perusahaan pun berkembang pesat.
"Dari aplikasi ERP dan dua aplikasi untuk line of business, sampai tahun 2022 ini, digitalisasi di Waskita Karya sudah menghasilkan total 26 aplikasi," ujaarnya.
Di bidang bisnis yang lain juga mengalami hal yang sama, dituntu melakukan pengembangan metode dan teknologinya.
Untuk kebutuhan procurement, Waskita Karya pada bulan Oktober lalu meluncurkan aplikasi e-procurement yang dinamai We-Proc.
"Tak hanya berhenti di implementasi teknologi, Waskita Karya kini sedang berupaya untuk meraih gelar National Lighthouse. Sebagai informasi, National Lighthouse Industri 4.0," urai Acep Adang Ruhiat.***