Mediapriangan.com - Sumur bor milik Erfan warga di Kampung Rancabogo, RT 04 RW 03, Desa/Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengeluarkan Api, Jumat, 26 Agustus 2022.
Kejadian yang kini menjadi perhatian warga setempat serta sorotan sejumlah pihak itu, berawal ketika tukang bor sumur Erlis Warli, kembali menggali sumur bor tersebut, untuk kali kedua.
Hal itu dilakukan, setelah galian sumur bor yang pertama sedalam 7,5 meter pada tanggal 16 Agustus 2022, menghasilkan air keruh. Adapun posisi sumur bor tersebut, berada di depan halaman rumah Erfan.
Baca Juga: UMKM Hingga Slank Meriahkan Pesta Rakyat Simpedes 2022 di Tasikmalaya
"Saat proses pengeboran, terdengar suara gemuruh diduga ada gas di bawah sumur. Karena penasaran, kemudian dipantik dengan menyalakan korek api dan ternyata api muncul di atas sumur," kata Kapolsek Sukaratu, Iptu Mahmud Darmana.
Saat ini terang dia, pihaknya telah memasang garis polisi serta menutup lubang sumur bor dengan kain basah.
Pihaknya pun lanjut dia, telah mengimbau warga agar tidak menyalakan api di sekitar sumur bor.
"Kami telah melaporkan hal ini kepada pihak Lingkungan Hidup pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya, untuk pengecekan lebih lanjut," ujarnya.
Baca Juga: Pembebasan Lahan Proyek Tol Getaci Kian Mendekat Tasikmalaya
Sementara itu, Kepala Bidang Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tasikmalaya, Ane mengatakan, atas laporan yang masuk, pihaknya akan meneliti kandungan air dari sumur bor yang mengeluarkan gas tersebut.
"Kami akan segera melakukan pengecekan ke lokasi sumur bor. Kami juga akan melakukan penelitian terkait kondisi sumur dan airnya untuk memastikan apakah airnya masih bisa digunakan atau tidak? Sebab khawatir kandungan belerangnya tinggi," kata Ane.
Untuk itu lanjut dia, pihaknya meminta agar sumur tersebut sementara tidak digunakan, sebelum ada hasil pengecekan.
Baca Juga: MODENA Resmikan 'Smart Kitchen Lab' di Universitas Pelita Harapan
"Ini kejadian kali kedua. Sebelumnya di Kecamatan Parungponteng. Insya Allah dalam waktu dekat kami cek," ucap Ane.***
Artikel Terkait
Pilu, Seorang Penderita Epilepsi Terperosok Ke Dalam Sumur Di Ciamis