SDN Sindangrahayu Ambruk, Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Putar Otak Cari Sumber Bantuan

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Selasa, 27 September 2022 | 10:06 WIB
Tinjau Bangunan: Kasi Sapras Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Suhendi Adi Zahri meninjau lokasi SDN Sindangrahayu Kecamatan Jatiwaras yang ambruk akibat hujan deras.  (Dede Farhan Kamil)
Tinjau Bangunan: Kasi Sapras Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Suhendi Adi Zahri meninjau lokasi SDN Sindangrahayu Kecamatan Jatiwaras yang ambruk akibat hujan deras. (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com - Kasi Sarana dan Prasarana (Sapras) SD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Suhendi Adi Zahri mengatakan, hasil peninjauan langsung ke SDN Sindangrahayu Kecamatan Jatiwaras, terdapat dua lokal ruang kelas ambruk

"Ya SDN Sindangrahayu ambruk. Tepatnya ruang kelas 4 dan 5 akibat diguyur hujan deras," kata Suhendi, Selasa, 27 September 2022. 

Kemudian sambung dia, di SDN Sindangrahayu ini ada dua ruang kelas lainnya dalam kondisi memprihatinkan serta tidak dapat digunakan untuk aktivitas pembelajaran.

Baca Juga: Tiga Bangunan Ruang Kelas dan Satu UKS SDN Sindangrahayu Kecamatan Jatiwaras Ambruk

Suhendi menyebutkan, berdasarkan catatan riwayat bantuan, untuk SDN Sindangrahayu ini beberapa kali telah menerima kucuran dana pemerintah, antara lain pada tahun 2011 mendapat dua ruang kelas bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). 

Selanjutnya pada tahun 2015 mendapat bantuan tiga ruang kelas bersumber dari APBN.

"Pada intinya sekolah ini merupakan salah satu sekolah yang tidak luput dari perhatian pemerintah," ujarnya.

Baca Juga: HP Game Legendaris, ROG Phone 6 Series Semakin Buas Dengan Snapdragon 8+ Gen 1

Untuk selanjutnya tegas dia, terkait kerusakan bangunan gedung SDN Sindangrahayu ini, dinas berupaya mencari solusi sumber-sumber dana salah satunya DAK. 

Dia berharap, pihak sekolah yang membutuhkan bantuan khususnya yang memerlukan rehab ruang kelas, juga bisa segera membenahi Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Termasuk data kerusakannya telah terverifikasi pihak Dinas PUTRPP. 

"Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya terus berusaha mengusulkan ke pihak kementerian, agar kabupaten ini mendapat kuota bantuan rehab lebih banyak," katanya. 

Baca Juga: 62 Tahun Karang Taruna Indonesia, Berkembang Mengikuti Perubahan Zaman

Sebab jelas dia, pada tahun 2022 Kabupaten Tasikmalaya hanya mendapat kuota rehab untuk empat sekolah. Itu pun untuk sekolah yang mengalami tingkat kerusakan sedang, antara 30 hingga 45 persen. 

"Fakta di lapangan terdapat sejumlah sekolah yang alami kerusakan berat, namun tidak ter-cover bantuan. Slot bantuan pusat hanya untuk rehab kerusakan sedang," ucap dia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X