Bupati Ciamis Lakoni Merlawu di Situs Kabuyutan Gandoang, Bentuk Penghargaan Kepada Pendiri Desa Wanasigra

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 14 Oktober 2022 | 20:59 WIB
Bupati Ciamis yang turut melakoni tradisi Merlawu di Situs Kabuyutan Gandoang, Desa Wanasigra di Kabupaten Ciamis,  Jumat 14 Oktober 2022. (Tangkapan layar Instagram/@prokopim.ciamis)
Bupati Ciamis yang turut melakoni tradisi Merlawu di Situs Kabuyutan Gandoang, Desa Wanasigra di Kabupaten Ciamis, Jumat 14 Oktober 2022. (Tangkapan layar Instagram/@prokopim.ciamis)

Mediapriangan.com - Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menghadiri prosesi tradisi Merlawu di Situs Kabuyutan Gandoang, Desa Wanasigra Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jumat 14 Oktober 2022.

Tradisi Merlawu di Situs Kabuyutan Gandoang dilakukan warga secara turun temurun, sebagai bentuk penghargaan atas jasa pendiri Desa Wanasigra, Syekh Padamatang.

Syekh Padamatang, seorang ulama yang merupakan utusan Sunan Gunung Jati dari Cirebon, berhasil membuka hutan belukar yang saat ini menjadi Desa Wanasigra.

Baca Juga: Dua Desa di Kabupaten Ciamis Menjadi Unggulan Dalam 5 Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Jawa Barat

Tradisi Merlawu sendiri digelar setiap setahun sekali pada bulan Rabiul Awwal (Mulud) yang diisi dengan tawasulan dan berdoa di Makam Syekh Padamatan.

Tradisi turun temurun tersebut dilakukan bukan untuk memuja atau menkkultuskan, melainkan untuk menghargai dan menghormati jasanya.

Bupati Ciamis dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagianya dapat mengikuti kembali kegiatan tradisi Merlawu bersama-sama masyarakat setempat.

Baca Juga: Di Momentum Maulid Nabi, Bupati Ciamis Ajak Gelorakan Kembali Gerakan Magrib Mengaji

Ia menyebutkan bahwa tradisi adat Merlawu ini bukan hal yang baru baginya, karena beberapa tahun yang lalu pernah mengikuti kegiatan tersebut.

“Merlawu bukan hal yang baru, saya pribadi sudah sering melaksanakan tradisi ini, Merlawu merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, ” Jelasnya.

Bupati Ciamis juga mengajak masyarakat untuk sama-sama merawat dan memelihara kebersihan dan ketertiban situs Kabuyutan Gandoang ini.

Baca Juga: Penemuan Mayat di Cineam Tasikmalaya, Ternyata Endang Setiawan. Korban Banjir Bandang di Cihaurbeuti Ciamis

“Jika situs Kabuyutan Gandoang ini terawat dan terpelihara, tentu kedepan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujarnya.

Bupati menyebutkan salah satu nilai tambah dari kegiatan ini adalah dapat lebih mempererat silaturrahmi dan meningkatkan ukhuwwah Islamiyah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X