Setelah Entaskan Desa Tertinggal, Gubernur Jabar Sarling di Kabupaten Ciamis. Kampanye Ekonomi Digital

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 26 Oktober 2022 | 22:34 WIB
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menerima kunjungan Gubernur Jabar Ridwan Kamil beserta Bunda Literasi Jabar Ibu Atalia Praratya dalam agenda Siaran Keliling (Sarling) Jawa Barat di Kabupaten Ciamis, pada Rabu, 26 Oktober 2022. ( Foto Dok. Prokopim Ciamis)
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menerima kunjungan Gubernur Jabar Ridwan Kamil beserta Bunda Literasi Jabar Ibu Atalia Praratya dalam agenda Siaran Keliling (Sarling) Jawa Barat di Kabupaten Ciamis, pada Rabu, 26 Oktober 2022. ( Foto Dok. Prokopim Ciamis)

Mediapriangan.com - Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menerima kunjungan Gubernur Jabar Ridwan Kamil beserta Bunda Literasi Jabar Ibu Atalia Praratya dalam agenda Siaran Keliling (Sarling) Jawa Barat di Kabupaten Ciamis, pada Rabu, 26 Oktober 2022.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut Gubernur Jabar di dampingi Bupati Ciamis beserta Bunda Literasi Kabupaten Ciamis Hj. Kania Ernawati Herdiat mengawali kunjungannya ke Pasar Kawali.

Setelah berkomunikasi dengan sejumlah pedagang, Gubernur Jabar di dampingi Bupati Ciamis melanjutkan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat, di Aula Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Masif Transaksi Digital Mengancam Eksistensi Mesin ATM? Begini Sejarah Perkembangan ATM

Dalam sambutannya, Bupati Ciamis mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Jabar beserta rombongan di Tatar Galuh Kabupaten Ciamis.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat, saya haturkan ucapan selamat datang di Tatar Galuh Kabupaten Ciamis. Masyarakat sangat bahagia dapat bertemu langsung dengan Gubernur,” ucapnya.

Bupati menyampaikan hasil pertemuan beberapa kali dengan tokoh masyarakat di Kabupaten Ciamis, mengenai pigur kepemimpinan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Baca Juga: JNE Ngajak Online 2022, Siap Bantu UMKM Kota Tasikmalaya Kembangkan Bisnis di Era Digitalisasi

Sementara Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam pertemuannya dengan para tokoh masyarakat Ciamis menyampaikan jumlah desa tertinggal di Jabar pada awal masa jabatannya tahun 2018 sebanyak 1.000 Desa dan saat ini di tahun 2022 sudah tidak ada lagi desa dengan kategori tertinggal.

Sedangkan untuk desa mandiri pada tahun 2018 hanya sekitar 30 desa, sedangkan saat ini sudah jauh bertambah menjadi 1.100 Desa Mandiri di Jawa Barat.

“Tuhan memberikan ujian Covid-19 bukan tanpa maksud, salah satu hikmahnya keinginan masyarakat untuk belajar teknologi dan informasi naik secara tiba-tiba,” katanya.

Baca Juga: Rekomendasi Software Akuntansi Gratis Terbaik, Untuk Solusi Perencanaan Keuangan Bisnis Startup

Menurutnya, hal itu menjadi salah satu faktor yang mendorong majunya perekonomian masyarakat khususnya di daerah perdesaan.

“Hasilnya sekarang ada konsep baru, tinggal di mana saja tapi bisa dapat rezeki kota asal pakai digital,” jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X