Mediapriangan.com - Melalui surat nomor 009/BHRD-KabTsm/XI /2022 tertanggal 4 November 2022, Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kabupaten Tasikmalaya, merilis data gerhana bulan (Khusuf Qomar) pada Selasa, 8 November 2022 malam.
Berdasarkan perhitungan BHRD Kabupaten Tasikmalaya, di penghujung tahun 2022 ini Indonesia akan mengalami fenomena alam yang luar biasa berupa gerhana bulan.
Dengan menggunakan teori hisab Nurul Anwar, fenomena alam tersebut akan terjadi pada Selasa malam (malam Rabu) dengan data-data sebagai berikut:
Mulai gerhana total pukul 17:17 (bulan belum terlihat).
Pertengahan gerhana total pukul 17:59 (bulan di atas ufuk timur).
Gerhana selesai pukul 19:49 (bulan di atas ufuk timur/timur laut).
Ketua BHRD Kabupaten Tasikmalaya, KH. Ade Daruttahqiq menyebutkan, di sebagian Eropa, Asia Barat (termasuk Arab Saudi) dan Afrika, gerhana ini tidak dapat diamati.
"Gerhana dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia baik menggunakan alat bantu maupun tidak, setelah Magrib sampai sekitar pukul 19:49. Itupun apabila cuaca cerah ," kata KH. Ade Daruttahqiq, Jumat, 4 November 2022.
Dan untuk sebagian wilayah timur Indonesia, bisa mengamati proses terjadinya fenomena alam ini secara keseluruhan dari awal hingga akhir.
Baca Juga: Masih Ada Kecamatan Di Kabupaten Tasikmalaya Tak Tersentuh Sinyal TV Digital
"Untuk wilayah lainnya, bisa mengamati sebagian proses gerhana, alias tidak dari awal proses, karena bulan belum terbit," ujar KH. Ade Daruttahqiq.
Lebih lanjut KH. Ade mengatakan, sebagai muslim, sepanjang terjadi proses gerhana dianjurkan untuk melakukan berbagai ibadah sebagaimana yang termuat dalam hadits dari Aisyah radliyallahu'anhu.
Artikel Terkait
INGAT! Selasa 8 November 2022 PWNU Jabar Imbau Umat Islam Lakukan Sholat Gerhana Bulan