Mediapriangan.com- Di hadapan ratusan guru SD, Wakil Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin menegaskan pentingnya mewujudkan peserta didik yang pintar dan cerdas.
Namun lanjut dia, ada yang lebih penting di atas keduanya, yakni adab dan akhlak.
Sebab tidak ada ada artinya kepintaran atau kecerdasan jika tidak memiliki kedua hal tersebut.
Baca Juga: Laksamana Yudo Margono Resmi Jadi Panglima TNI, Apa Saja Tugasnya?
Ilmu akan membahayakan bagi diri sendiri dan orang lain jika tidak dibarengi dengan akhlak yang baik serta adab. Maka itulah pentingnya pendidikan dibarengi dengan akhlak dan adab.
Demikian hal itu diutarakan, Cecep Nurul Yakin mewakili Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, pada acara Diklat Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Model Pembelajaran Berbasis Projek Bagi Guru SD Tasikmalaya, di Hotel Harmoni Kota Tasikmalaya, Senin, 19 Desember 2022.
Hadir dalam Diklat tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Direktur UPI Kampus Tasikmalaya, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya, para ketua studi beserta dosen UPI Kampus Tasikmalaya, dan tim fasilitator Edukasi 101.
Baca Juga: Hadiri Sosialisasi Pembentukan CDPOB, Wakil DPRD Jabar Sebut Dukung Penuh Pemekaran
"Kemarin saya lihat ada robot yang pintar dan cerdas sekali, sayang robot tidak memiliki akhlak. Maka kalau hanya tujuannya ingin mencerdaskan ya contohlah robot, ilmunya tersimpan di flashdisk tetapi tidak ada adab," kata Cecep Nurul Yakin.
Artinya, lanjut dia, mengajar tidaklah sekadar memindahkan ilmu pengetahuan dari pendidik ke peserta didik, tetapi juga harus dibarengi dengan transfer pemahaman mengenai hakikat hidup seorang manusia yang baik.
"Selain memiliki keyakinan terhadap sang pencipta (Khaliq), bagaimana agar manusia memiliki kesadaran untuk menjaga hubungan antar sesama manusia. Artinya bagaimana setiap langkah dapat diukur dari aspek kemanusiaan," ujar Cecep Nurul Yakin.
Baca Juga: Pasca Kebakaran Pasar Ciawi, Pemkab Tasikmalaya Lakukan Analisis Kerugian Pedagang
Lebih lanjut Cecep mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada para guru yang hadir, yang selama ini menjadi barisan terdepan dalam mendidik generasi muda.
Guru terang dia, merupakan gudang ilmu untuk mendidik dan mencetak generasi bangsa yang cemerlang.
Artikel Terkait
Bukan Ki Hajar Dewantara, Kiprah 5 Tokoh Ini, Pelopor Pendidikan Nasional
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pelaksanaan ANBK 2022 di SMA Negeri 1 Majalengka Berjalan Dengan Baik
Tak Hanya Pintar dan Cerdas, Anak Dituntut Berbudaya Lokal. Ini Cara KCD Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat
Pemkab Apresiasi Dukungan TNI di Sektor Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Kini KBM SDN Sinagar Terasa Nyaman
Menilik Era Percepatan Teknologi, Oleh Soleh: Peranan Guru Untuk Imbangi Dengan Penguatan Pendidikan Agama