Mediapriangan.com - Dulu, susu nabati hanya dianggap sebagai alternatif bagi mereka yang tidak mengonsumsi susu sapi.
Kini, persepsi itu berubah total. Dari kedai kopi kecil hingga ritel besar seperti Dunkin’ Donuts, susu nabati sudah menjadi pilihan utama tanpa biaya tambahan bagi konsumen.
Fenomena ini membuka peluang bisnis yang semakin luas, mulai dari produsen bahan baku hingga pelaku UMKM minuman kekinian.
Laporan Vogue mencatat, pasar susu nabati tumbuh pesat berkat kesadaran akan kesehatan, keberlanjutan lingkungan, dan tren gaya hidup modern.
“Data Global Market Insights mencatat, nilai pasar susu nabati pada tahun 2019 telah menembus 12 miliar dolar AS atau setara Rp195,71 triliun dan diproyeksikan tumbuh 11 persen per tahun hingga 2026 mendatang,” tulis Vogue, Selasa 12 Agustus 2025.
Sebenarnya, susu kedelai, almond, dan kelapa sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Namun, baru di era 2000-an produk ini masuk ke pasar arus utama.
Baca Juga: Praktis vs Otentik, Pilih Rice Cooker atau Panci Kukus Tradisional untuk Sajian Nasi Terbaik?
Kesuksesan merek-merek besar seperti Oatly menunjukkan bahwa inovasi rasa, kemasan, dan strategi pemasaran dapat mengubah produk niche menjadi kebutuhan sehari-hari.
Perubahan tren juga memunculkan tantangan baru. Almond, yang sempat menjadi primadona, kini mulai ditinggalkan karena isu penggunaan air yang tinggi.
Peluang pun terbuka bagi bahan-bahan alternatif seperti pistachio, macadamia, mete, hingga biji bunga matahari.
Contohnya, merek Tache mempopulerkan susu pistachio yang membutuhkan 75 persen lebih sedikit air dibanding almond, sekaligus menawarkan rasa creamy alami tanpa tambahan bahan sintetis.
Artikel Terkait
7 Kesalahan Finansial yang Sering Menjerat Kelas Menengah, dari Utang Konsumtif hingga Tekanan Gaya Hidup
Bedah Perbedaan Reksa Dana vs Saham, Dari Risiko Hingga Pilihan yang Paling Cocok untuk Investor Pemula
Tiga Prinsip Emas Benjamin Graham yang Bikin Investor Dunia Kaya Raya, Rahasia Buffett Ada di Sini!
Deposito Online Makin Digemari, Begini Keuntungan dan Risikonya yang Wajib Diketahui Sebelum Investasi
Jack’s Gelato Tawarkan Rasa Es Krim dari Lavender hingga Ikan Teri, Jadi Ikon Kuliner Cambridge Sejak 2017
BEI Incar 1.200 Emiten IPO pada 2029, Bidik Lonjakan Valuasi Perusahaan Tercatat hingga Rp20 Ribu Triliun
Liu Jingkang, Pendiri Insta360 yang Jadi Miliarder Rp44 Triliun Usai Cetak Rekor IPO Terbesar STAR Market 2025
Gen Z Mengubah Wajah Dunia Kerja, Studi Ungkap Karakter Unik dan Tantangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi