Susu Nabati Kian Jadi Tren Gaya Hidup, Buka Peluang Bisnis UMKM dari Bahan Lokal hingga Inovasi Global

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 06:47 WIB
Ilustrasi susu nabati yang menjadi tren gaya hidup dan memunculkan peluang cuan untuk pengusaha UMKM. (Unsplash.com/WengangZhai)
Ilustrasi susu nabati yang menjadi tren gaya hidup dan memunculkan peluang cuan untuk pengusaha UMKM. (Unsplash.com/WengangZhai)

 

Mediapriangan.com - Dulu, susu nabati hanya dianggap sebagai alternatif bagi mereka yang tidak mengonsumsi susu sapi.

Kini, persepsi itu berubah total. Dari kedai kopi kecil hingga ritel besar seperti Dunkin’ Donuts, susu nabati sudah menjadi pilihan utama tanpa biaya tambahan bagi konsumen.

Fenomena ini membuka peluang bisnis yang semakin luas, mulai dari produsen bahan baku hingga pelaku UMKM minuman kekinian.

Baca Juga: Resep Sayur Sop Gurih dan Praktis, Pilih Rasa Otentik dari Bumbu Tradisional atau Kecepatan Bumbu Instan?

Laporan Vogue mencatat, pasar susu nabati tumbuh pesat berkat kesadaran akan kesehatan, keberlanjutan lingkungan, dan tren gaya hidup modern.

“Data Global Market Insights mencatat, nilai pasar susu nabati pada tahun 2019 telah menembus 12 miliar dolar AS atau setara Rp195,71 triliun dan diproyeksikan tumbuh 11 persen per tahun hingga 2026 mendatang,” tulis Vogue, Selasa 12 Agustus 2025.

Sebenarnya, susu kedelai, almond, dan kelapa sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Namun, baru di era 2000-an produk ini masuk ke pasar arus utama.

Baca Juga: Praktis vs Otentik, Pilih Rice Cooker atau Panci Kukus Tradisional untuk Sajian Nasi Terbaik?

Kesuksesan merek-merek besar seperti Oatly menunjukkan bahwa inovasi rasa, kemasan, dan strategi pemasaran dapat mengubah produk niche menjadi kebutuhan sehari-hari.

Perubahan tren juga memunculkan tantangan baru. Almond, yang sempat menjadi primadona, kini mulai ditinggalkan karena isu penggunaan air yang tinggi.

Peluang pun terbuka bagi bahan-bahan alternatif seperti pistachio, macadamia, mete, hingga biji bunga matahari.

Baca Juga: Fenomena Rojali-Rohana Ramai Dibahas, Ekonom Sebut Sepinya Mall Lebih Dipicu Perubahan Gaya Belanja ke E-Commerce

Contohnya, merek Tache mempopulerkan susu pistachio yang membutuhkan 75 persen lebih sedikit air dibanding almond, sekaligus menawarkan rasa creamy alami tanpa tambahan bahan sintetis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X