Mediapriangan.com - Perjalanan Hegi Harjono, pemilik BestDough Bakery asal Malang, layak disebut sebagai kisah inspiratif dunia usaha.
Dari sempat menutup tiga cabang hingga hampir menyerah, kini bisnis roti Hegi Harjono justru melejit dengan kenaikan omzet 750 persen.
Dalam siniar Helmy Yahya Bicara yang tayang pada 15 Agustus 2025, Hegi Harjono mengenang awal merintis BestDough pada 2020.
Bersama sang istri, ia membuka empat toko sekaligus. Namun langkah agresif itu berbalik menjadi bumerang: hanya dalam dua tahun, tiga toko terpaksa ditutup karena kerugian.
“Dua tahun kita sempat minus pendapatan, sampai akhirnya tiga cabang tutup. Tinggal satu toko saja yang survive,” ungkap Hegi.
Situasi itu membuatnya nyaris putus asa. Ia bahkan sempat berpikir untuk menutup bisnis dan mencari pekerjaan lain. Namun takdir berkata lain, tidak ada perusahaan yang memanggilnya lagi. Dari situlah jalan baru terbuka.
Baca Juga: Harga Beras Makin Naik Meski Bulog Gencar Salurkan SPHP, Kemendagri Sebut Tahun Ini Anomali!
Hegi mulai bergabung dengan komunitas bisnis dan tak disangka mendapat tawaran menjadi konsultan.
Dari mulut ke mulut, jasanya dikenal banyak pelaku usaha. Meski begitu, ia sadar tanggung jawab besar masih ada: menyelamatkan BestDough.
Kuncinya, menurut Hegi, terletak pada manajemen. Ia meluangkan enam bulan penuh untuk membentuk tim yang bukan sekadar pelaksana, tetapi juga pengambil strategi.
“Lalu pada suatu saat, saya berpikir, saya perlu membangun tim atau manajemen tim di bisnis roti ini, yang sehingga bisa menavigasi bisnis, sehingga saya juga punya kesempatan untuk dapat manfaat yang lebih juga,” tuturnya.
Artikel Terkait
Gen Z Mengubah Wajah Dunia Kerja, Studi Ungkap Karakter Unik dan Tantangan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Strategi Investasi Oscar Darmawan, Pilih Bitcoin karena Keamanan Jangka Panjang, Ungkap Tantangan Quantum
Fenomena Rojali-Rohana Ramai Dibahas, Ekonom Sebut Sepinya Mall Lebih Dipicu Perubahan Gaya Belanja ke E-Commerce
Susu Nabati Kian Jadi Tren Gaya Hidup, Buka Peluang Bisnis UMKM dari Bahan Lokal hingga Inovasi Global
Investasi Emas Online, Cara Modern Menabung Emas Mulai 0,1 Gram, Fleksibel dan Praktis di Era Digital
Dompet Digital, Tren Transaksi Zaman Modern, Lebih Praktis, Banyak Promo, tapi Tetap Punya Risiko
Deposito Online, Investasi Praktis di Era Digital: Simak Keuntungan dan Risiko Sebelum Menaruh Dana
Hindari Tarif Tinggi AS, Perusahaan China Ramai-ramai Pilih Indonesia dan Picu Lonjakan Harga Lahan Industri
Keseruan MASIH by.U di SMK Al-Huda Sariwangi Tasikmalaya, Coaching Futsal Nasional, Games Seru, dan Brand Ambassador
Investasi Syariah Kian Diminati, Kenali Ragam Instrumen dan Risiko Sebelum Memulai