Investasi Syariah Kian Diminati, Kenali Ragam Instrumen dan Risiko Sebelum Memulai

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 18 Agustus 2025 | 10:12 WIB
Investasi syariah adalah produk keuangan yang dijalankan berdasarkan prinsip Islam.  (Freepik/tirachardz)
Investasi syariah adalah produk keuangan yang dijalankan berdasarkan prinsip Islam. (Freepik/tirachardz)

Mediapriangan.com - Investasi berbasis syariah kini semakin populer di Indonesia. Produk keuangan ini menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin menanamkan modal sesuai dengan prinsip Islam,

Investasi syariah yakni berlandaskan keadilan, keterbukaan, serta menjauhi praktik terlarang seperti riba, perjudian, dan perdagangan barang haram.

Instrumen investasi syariah yang tersedia juga semakin bervariasi.

Baca Juga: Keseruan MASIH by.U di SMK Al-Huda Sariwangi Tasikmalaya, Coaching Futsal Nasional, Games Seru, dan Brand Ambassador

Saham syariah, misalnya, hanya berasal dari perusahaan yang masuk dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang diterbitkan secara berkala oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI).

Selain saham, masyarakat juga bisa memilih reksa dana syariah. Instrumen ini dikelola sesuai kaidah Islam dan memungkinkan investor melakukan diversifikasi portofolio.

Untuk investasi jangka panjang, sukuk dan obligasi syariah kerap menjadi pilihan karena dianggap lebih stabil dalam pengelolaannya.

Baca Juga: Hindari Tarif Tinggi AS, Perusahaan China Ramai-ramai Pilih Indonesia dan Picu Lonjakan Harga Lahan Industri

Tidak hanya di pasar modal, emas dan properti juga termasuk kategori investasi syariah. Emas dapat dibeli dalam bentuk fisik maupun digital, sementara properti syariah mengacu pada aset yang dikelola sesuai aturan halal.

Namun, setiap produk investasi memiliki risiko tersendiri.

Saham syariah cenderung fluktuatif mengikuti pergerakan pasar, reksa dana bergantung pada kinerja portofolio, sementara sukuk dan obligasi bisa menghadapi masalah likuiditas.

Baca Juga: Deposito Online, Investasi Praktis di Era Digital: Simak Keuntungan dan Risiko Sebelum Menaruh Dana

Untuk emas dan properti, nilainya ditentukan oleh pergerakan harga serta modal yang dimiliki.

Dengan banyaknya pilihan, masyarakat bisa menyesuaikan investasi syariah sesuai kebutuhan dan tingkat risiko yang siap ditanggung.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X