Joy menambahkan, setelah berhasil menyeimbangkan utang, tabungan, dan penghasilan, banyak klien milenial segera mencari cara memperkuat keuangan mereka.
“Kalau merasa ketinggalan, sekarang justru waktu yang tepat untuk mulai berinvestasi. Saat ini, Anda memasuki masa penghasilan tertinggi. Tidak ada waktu yang lebih baik selain sekarang,” jelasnya.
Namun, survei National Association of Personal Financial Advisors (NAPFA) 2025 mengungkap mayoritas milenial masih mengandalkan saran keuangan dari keluarga, teman, atau media sosial. Hanya 21 persen yang memanfaatkan jasa penasihat keuangan profesional.
Di tengah biaya hidup yang terus naik, menabung tetap menjadi tantangan. Harga rumah, sewa, dan inflasi kerap meningkat lebih cepat dibanding kenaikan gaji, sehingga milenial perlu lebih kreatif dalam mengatur anggaran.
Meski demikian, Joy optimistis mereka berada di jalur yang tepat. Kesadaran untuk menyiapkan dana darurat sudah menjadi langkah awal yang penting.
“Waktu terbaik untuk mulai adalah kemarin. Waktu terbaik kedua adalah hari ini," tukasnya.***